Kacamata Hitam Murahan Bisa Jadi Sumber Masalah Sakit Kepala, Ini Hubungannya!

Senin, 09 Mei 2022 | 12:38 WIB
Kacamata Hitam Murahan Bisa Jadi Sumber Masalah Sakit Kepala, Ini Hubungannya!
Ilustrasi kacamata hitam. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa orang mungkin senang menggunakan kacamata hitam untuk melindungi diri dari silau sinar matahari.

Tapi, Dr Andy Hepworth dari Essilor mengatakan tidak semua kacamata hitam itu memberikan manfaat kesehatan mata. Bahkan, kacamata hitam bisa menjadi sumber sakit kepala Anda.

"Beberapa orang mungkin sudah terbiasa menggunakan kacamata hitam dan itu sudah menjadi mode, tapi tak semuanya memiliki fungsi kesehatan yang sama," kata Dr Andy dikutip dari Express.

Ahli memperingatkan bahwa beberapa kacamata hitam murah biasanya tidak melindungi kita dari sinar UV, yang membuat mata tidak mendapatkan perlindungan dari paparan cahaya matahari meskipun memakainya.

Sedangkan, cahaya yang terlalu terang atau menyilaukan tidak baik untuk kesehatan mata dan bisa mengakibatkan pusing.

"Sakit kepala bisa menjadi gejala umum yang disebabkan oleh terlalu banyak tekanan pada mata," katanya.

Dr Andy menjelaskan matahari memancarkan spektrum panjang gelombang, termasuk cahaya biru yang dapat menyebabkan stres ini.

Ilustrasi sakit kepala. (freepik)
Ilustrasi sakit kepala. (freepik)

Orang yang lebih sensitif terhadap cahaya, suatu kondisi yang dikenal sebagai fotofobia bisa sangat rentan terhadap migrain yang dipicu oleh sinar matahari atau cahaya terang.

Dokter mengatakan bahwa mata kita ini diposisikan sedemikian rupa untuk membantu menghindari cedera, tapi masih rentan terkena silau cahaya.

Baca Juga: Dituding Pakai Narkoba saat Live Tiktok, Caisar Beri Klarifikasi, Netizen Beri Komentar Menohok: Meragukan Sih

Mata terletak tersembunyi di dalam orbit okular di bawah tulang alis, posisi ini hanya membantu melindungi sebagian dari cahaya terang, termasuk sinar matahari. Namun, mata Anda masih memiliki beberapa mekanisme pertahanan terhadap cahaya.

"Mata memiliki dua mekanisme pertahanan alami terhadap cahaya, penyempitan pupil dan refleks menyipitkan mata, yang keduanya dirancang untuk meminimalkan penetrasi sinar cahaya ke mata," jelasnya.

Tapi, pertahana ini seringkali tidak cukup untuk melindungi mata dari sinar matahari. Hal inilah yang bisa menyebabkan sakit kepala.

"Sakit kepala terjadi karena meningkatnya ketegangan cahaya tampak pada mata," katanya.

Kedua, refleks menyipitkan mata dapat menyebabkan ketegangan saraf dan jaringan kulit kepala yang berlebihan sehingga memperburuk sakit kepala.

Ia juga menjelaskan bahwa sinar matahari yang kuat yang disertai dengan cuaca panas dapat membuat sakit kepala semakin parah jika Anda mengalami dehidrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI