Begini Cara Infeksi Hepatitis Akut Membuat Tubuh Menguning dan Hilang Kesadaran

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 09 Mei 2022 | 16:10 WIB
Begini Cara Infeksi Hepatitis Akut Membuat Tubuh Menguning dan Hilang Kesadaran
Ilustrasi hepatitis akut (Elements Envato)

Suara.com - Munculnya warna kuning pada mata bagian putih jadi salah satu gejala infeksi hepatitis. Ahli Gastrohepatologi Dr Muzal Kadim Sp.A(K) menjelaskan, kondisi tersebut memang menjadi gejala khas dari hepatitis.

Selain mengubah warna mata, gejala berat hepatitis lainnya adalah membuat warna urine jadi kekuningan bahkan coklat pekat seperti teh. Menurutnya, kedua gejala tersebut muncul akibat terjadinya peradangan pada organ hati penderita hepatitis.

"Itulah tanda-tanda hepatitis. Jadi virus sudah menyerang sel hati sehingga terjadi peradangan hati yang disebut hepatitis," jelas dokter Muzal dalam siaran langsung Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Minggu (8/5/2022).

Gejala tersebut bisa terjadi selama satu sampai dua minggu. Pada orang tertentu, lanjut dokter Muzal, gejala mata kuning dan urin berwarna pekat itu bahkan bisa bertahan selama empat minggu.

"Tapi ini untuk hepatitis yang kita tahu umumnya, kalau yang sekarang (hepatitis akut berat) belum diketahui. Itu gejalanya sedikit berbeda," ujarnya.

Pada hepatitis akut misterius yang sekarang terjadi, gejalanya meliputi demam, mual, muntah, mata kuning serta penurunan kesadaran dengan cepat.

Menurut dokter Muzal, kondisi tersebut termasuk hepatitis sangat berat karena kerusakan hati telah besar hingga tidak ada lagi cadangannya.

Organ hati yang telah meradang, bisa tergantikan dengan yang baru apabila masih ada bagian hati yang sehat. Dokter Muzal menerangkan bahwa hati manusia bisa beregenerasi atau tumbuh kembali sesuai ukuran normal.

"Hati itu termasuk organ yang mudah sekali tumbuh, kalau masih ada cadangan. Tapi kalau virusnya demikian ganas sehingga terjadi hepatitis berat sampai habis cadangan hati yang banyak sekali, itu disebut gagal hati," paparnya.

Akibat dari gagal hati, tubuh bisa keracunan banyak zat toksik. Hal itu karena fungsi hati yang terpenting merupakan menyaring racun dari sisa metabolisme makanan maupun lainnya.

"Kalau organ hati tidak berfungsi, racun-racun itu tidak bisa disaring. Itu yang menyebabkan gangguan ke seluruh tubuh. Sehingga kesadaran menurun, kejang, bahkan sampai kematian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Klaim di Jabar Belum Ada Laporan Kasus Hepatitis Misterius, Minta Warga Jangan Panik

Ridwan Kamil Klaim di Jabar Belum Ada Laporan Kasus Hepatitis Misterius, Minta Warga Jangan Panik

Jabar | Senin, 09 Mei 2022 | 14:32 WIB

COVID-19 Belum Selesai, Jakarta Waspada Penularan Hepatitis Akut Misterius: Melokalisasi Kasus Jika Ada Laporan

COVID-19 Belum Selesai, Jakarta Waspada Penularan Hepatitis Akut Misterius: Melokalisasi Kasus Jika Ada Laporan

News | Senin, 09 Mei 2022 | 14:06 WIB

Belum Ditemukan Kasus Hepatitis di Kepri, Dinkes Imbau Ortu Perhatikan Jajanan Anak di Luar Sekolah

Belum Ditemukan Kasus Hepatitis di Kepri, Dinkes Imbau Ortu Perhatikan Jajanan Anak di Luar Sekolah

Batam | Senin, 09 Mei 2022 | 13:47 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB