Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain

Selasa, 10 Mei 2022 | 19:01 WIB
Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain
Ilustrasi sakit perut. (Pexels/Sora Shimazaki)

Suara.com - Salah diagnosis memang berisiko membuat kondisi pasien semakin parah. Inilah yang terjadi pada gadis bernama Georgia Ford (20) asal Inggris.

Mahasiswi Universitas Exeter ini awalnya mengeluh mulas ketika pertama kali memeriksakan diri ke dokter. Ia pun menceritakan bahwa dirinya sering minum alkohol.

Akhirnya dokter memberi obat untuk melindungi lapisan perutnya. Namun, ternyata obat tersebut tidak manjur dan sakitnya masih ia rasakan meski sudah berhenti minum alkohol.

Pada pemeriksaan kedua dokter salah mendiagnosisnya dengan kejang otot.

Beberapa bulan kemudian, Ford merasakan sakit punggung hebat hingga hampir tidak bisa berbaring. Dia juga mengalami batuk parah yang membuatnya sampai muntah dan mengalami penurunan berat badan.

Ilustrasi sakit perut (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi sakit perut (Pexels/Andrea Piacquadio)

Sayangnya, Ford menduga dokter tetap tidak peduli dengan kondisinya.

"Mereka pada dasarnya mengatakan itu semua hanya ada di pikiranku, bahwa aku tidak sakit sama sekali. Aku berkata, 'Aku tidak percaya, aku mengalami semua gejala parah ini dan semua itu hanya dipikiranku," ujar Ford, dilansir Insider.

Ia pun terheran-heran dengan jawaban dokter. Bahkan, ketika Ford datang ke UGD dengan batuk darah dan bercak keruh di paru-parunya, dokter mengatakan kondisinya tidak mengancam jiwa.

Akhirnya ia memeriksakan diri ke praktisi swasta pada enam bulan setelah gejalanya dimulai. Kali ini, ia didiagnosis menderita karsinoma sel ginjal (KSG) papiler tipe 2.

Baca Juga: Mengenal Komposisi Susu Sapi dan Kandungannya yang Dapat Menyebabkan Efek Samping Mulas Setelah Dikonsumsi

Itu adalah jenis kanker ginjal langka yang telah menyebar ke paru-paru, hati, kelenjar getah bening, dan tulangnya. Pada tahap ini, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun Ford adalah 8%.

Ia pun dirawat di unit onkologi selama dua minggu, menjalani dua jenis pengobatan lain, salah satunya imunoterapi.

Karena kondisinya ini, Ford pun mendorong orang lain untuk selalu mencari jawaban jika merasa ada yang salah dengan kondisi kesehatan sendiri.

"Jika Anda merasa ada sesuatu yang salah, Anda perlu mendorong dan mendorong," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI