Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!

Kamis, 13 Januari 2022 | 12:54 WIB
Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!
Ilustrasi kanker ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker ginjal adalah penyakit yang terbentuk sel-sel kanker terbentuk di tabung ginjal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti merokok.

Tapi, deteksi kanker ginjal lebih awal akan lebih mudah dikendalikan dan diobati. Karena, ginjal merupakan organ vital yang berfungsi membuang limbah sekaligus mengatur keseimbangan cairan.

Tabung kecil yang disebut tubulus di ginjal memainkan peran penting dalam menyaring darah, mengeluarkan limbah dan membuat urine.

Pertumbuhan sel kanker di tubulus yang disebut sebagai karsinoma sel ginjal (RCC) merupakan jenis ginjal yang paling umum pada orang dewasa.

Karena kanker ginjal ini bisa tumbuh cepat, sangat penting untuk memperhatikan gejalanya sebelum menyebar ke paru-paru dan organ di sekitarnya.

Menurut Cancer Research UK, kanker ginjal paling sering ditemukan pada orang berusia 75 tahun atau lebih.

Ilustrasi kanker ginjal. [shutterstock]
Ilustrasi kanker ginjal. [shutterstock]

Beberapa tanda awal bisa lebih sulit dikenali pada orang tua, karena gejalanya bisa berupa sakit punggung dan kelelahan yang mirip dengan kondisi lainnya.

Berikut ini dilansir dari Express, beberapa gejala kanker ginjal.

1. Berat badan menurun

Baca Juga: Seberapa Parah Virus Corona Covid-19 pada Anak 2 Tahun? Waspadai Gejalanya!

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah gejala utama dari semua jenis kanker, termasuk kanker ginjal.

Saat tumor menyebar ke organ lain, kelompok sel kanker dapat mempengaruhi proses pencernaan atau produksi hormon dalam tubuh Anda yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan.

Hal ini dapat membuat Anda merasa tidak tertarik untuk makan dan menyebabkan penurunan berat badan.

2. Darah dalam urine

Salah satu tanda paling umum dari kanker ginjal adalah darah dalam urin atau hematuria. Gejala ini tidak mudah dikenali, karena beberapa urine bisa berwarna merah muda atau cokelat.

Darah dalam urine Anda mungkin tidak muncul secara konsisten, etapi Anda harus mencatat seberapa sering hal itu terjadi untuk membantu diagnosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI