Benarkah Berbohong Gejala Gangguan Bipolar? Ini Hubungan Keduanya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:25 WIB
Benarkah Berbohong Gejala Gangguan Bipolar? Ini Hubungan Keduanya
Ilustrasi bipolar disorder (Freepik/lgolubovystock)

Suara.com - Gangguan bipolar adalah gangguan mood atau orang yang mengalami perubahan suasana hati ekstrim. Mereka mungkin mengalami perasaan sangat bahagia atau berenergi tinggi, tergantung pada jenis gangguan bipolar mereka.

Ada tiga jenis gangguan bipolar, yakni bipolar 1 yang ditandai dengan episode manik yang mungkin mendahului atau mengikuti episode depresi mayor.

Ada pula bipolar 2 yang ditandai dengan episode depresif berat yang mendahului atau mengikuti episode hipomanik. Kemudian, gangguan siklotimik yang ditandai dengan gejala depresi tidak mencapai tingkat keparahan episode depresi mayor dan gejala yang tidak mencapai tingkat keparahan episode hipomanik.

Meskipun tanda-tanda gangguan bipolar ini sangat bervariasi, berbohong tidak termasuk dalam daftar gejalanya.

Tidak ada bukti klinis yang menghubungkan gangguan bipolar dengan kebohongan. Meskipun begitu, beberapa catatan anekdot menunjukkan kemungkinan adanya hubungan.

ilustrasi bipolar (Pexels.com)
ilustrasi bipolar (Pexels.com)

Dilansir dari Healthline, beberapa orang dengan gangguan bipolar mungkin berbohong sebagai akibat dari hal ini :

  1. Pikiran berpacu dan bicara cepat
  2. Kehilangan ingatan
  3. Impulsif dan gangguan penilaian
  4. Ego atau kebesaran yang meningkat

Ada banyak penyebab seseorang dengan gangguan bipolar bisa berbohong, sama halnya dengan banyaknya alasan seseorang tanpa gangguan bipolar berbohong.

Mereka mungkin tidak menyadari sesuatu yang mereka katakan itu benar atau tidak. Karena itu, mereka bisa memberikan jawaban lain di kemudian hari.

Mereka mungkin berbohong untuk kepuasan diri sendiri. Mereka mungkin juga berbohong untuk menyembunyikan masalah penyalahgunaan alkohol atau zat.

Meskipun seseorang dengan gangguan bipolar berbohong, itu bukan karena dendam melakukan episode yang dialaminya.

Walaupun demikian, bohong bisa mematahkan kepercayaan yang Anda miliki dalam hubungan. Semakin banyak seseorang melakukan kebohongan, semakin dalam retakan itu sampai hubungan benar-benar terputus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdasarkan Zodiak, Begini Kecenderungan Sikap Anak-Anak saat Ketahuan Bohong

Berdasarkan Zodiak, Begini Kecenderungan Sikap Anak-Anak saat Ketahuan Bohong

Lifestyle | Sabtu, 07 Mei 2022 | 14:37 WIB

Berikut 5 Tips Menghadapi Orang Bipolar

Berikut 5 Tips Menghadapi Orang Bipolar

Your Say | Jum'at, 06 Mei 2022 | 20:35 WIB

4 Hal yang Akan Terjadi Jika Kamu Berbohong dengan Pasangan

4 Hal yang Akan Terjadi Jika Kamu Berbohong dengan Pasangan

Your Say | Senin, 02 Mei 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB