3 Cara Mengobati Gusi Bengkak, Simak Alternatif dan Tahapan Amannya Berikut Ini

Arendya Nariswari | Suara.com

Senin, 16 Mei 2022 | 07:42 WIB
3 Cara Mengobati Gusi Bengkak, Simak Alternatif dan Tahapan Amannya Berikut Ini
Photo by engin akyurt on Unsplash

Suara.com - Tidak sedikit orang yang sering merasakan betapa tidak nyamannya gusi bengkak. Bisa disebabkan oleh banyak hal, nyatanya gusi bengkak juga memiliki banyak sekali cara untuk diobati. Agar mengenal lebih banyak cara mengobati gusi bengkak, Anda bisa membaca artikel berikut ini.

Beberapa cara mungkin sering Anda lihat sebelumnya, dan beberapa ada juga yang unik dan terbilang asing di telinga orang kebanyakan. Maka tanpa berlama-lama lagi, mari kita simak sederet cara mengobati gusi yang bengkak.

1. Berkumur Air Lemon

Terasa asam, air lemon ternyata bisa membantu mengobati gusi yang bengkak. Kandungan asam yang berfungsi sebagai alkali alami dapat membantu menyeimbangkan pH di dalam mulut, sehingga gusi bengkak bisa berkurang sensasinya.

Cara penggunaannya mudah. Peras buah lemon, kemudian campurkan dengan air hangat. Kumur menggunakan cairan ini, sebanyak tiga kali dalam sehari. Dalam waktu singkat Anda akan dapat merasakan gusi bengkak mengempes secara perlahan.

2. Teh Celup

Pernah mendengar cara mengobati gusi bengkak dengan teh celup?

Cara ini terbilang unik. Anda tinggal menyiapkan sekantong teh celup baru, dan rendam ke dalam air mendidih hingga 5 menit. Tunggu hingga kantong teh tersebut cukup dingin, lalu oleskan langsung ke gusi yang mengalami pembengkakan. Tunggu sekitar 5 menit, kemudian bersihkan dengan berkumur.

Pastikan teh yang Anda gunakan memiliki kandungan zat tanin yang tinggi, seperti teh hitam atau teh hijau, karena efekya bisa benar-benar signifikan pada pengempesan gusi bengkak.

3. Berkumur dengan Air Asin

Jika air lemon sifatnya lebih ke arah asam, maka alternatif lain bisa menggunakan air asin sebagai alat untuk berkumur. Campuran air dan garam bisa jadi solusi, hanya dengan segelas air dan sesendok garam saja. Aduk hingga rata, dan kumur menggunakan cairan tersebut.

Kandungan garam yang ada di dalam cairan bisa membantu mengurangi laju pertumbuhan bakteri, sehingga pembengkakan bisa lekas pulih dengan sendirinya.

Itu tadi, setidaknya tiga cara mengobati gusi bengkak yang bisa dicoba. Tentu saja, akan lebih baik jika Anda berkunjung ke dokter gigi dan mulut untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut yang akurat. Namun beberapa cara tadi bisa dicoba sebagai langkah awal.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Endemi Adalah Satu Langkah Maju Mengerti Keadaan Sekarang

Memahami Endemi Adalah Satu Langkah Maju Mengerti Keadaan Sekarang

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 07:34 WIB

Menteri Kesehatan Negara-negara ASEAN Bertemu, Bahas Peningkatan Sistem Kesehatan Asia Tenggara

Menteri Kesehatan Negara-negara ASEAN Bertemu, Bahas Peningkatan Sistem Kesehatan Asia Tenggara

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 07:25 WIB

Zodiak Kesehatan Hari Ini Senin, 16 Mei 2022: Aries, Tak Perlu Bertemu Orang Banyak Setiap Hari Kalau Tak Nyaman

Zodiak Kesehatan Hari Ini Senin, 16 Mei 2022: Aries, Tak Perlu Bertemu Orang Banyak Setiap Hari Kalau Tak Nyaman

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 05:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB