Wabah Covid-19 Melandai, Shanghai Siap Hidup Normal Lagi Mulai 1 Juni

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 16 Mei 2022 | 13:50 WIB
Wabah Covid-19 Melandai, Shanghai Siap Hidup Normal Lagi Mulai 1 Juni
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Setelah diberlakukan penguncian secara ketat sejak awal April lalu, pusat perekonomian China, kota Shanghai akan dubuka normal kembali mulai 1 Juni mendatang.

Pejabat kota Shanghai mengatakan bahwa 15 dari 16 distrik di kota tersebut telah menghilangkan kasus positif Covid-19 di luar area karantina.

Wakil Walikota Zong Ming berbicara melalui konferensi pers harian daring mengakui kalau 25 juta warganya telah frustrasi akibat penguncian lebih dari enam minggu dan pesan yang tidak konsisten tentang kapan mereka dapat melanjutkan hidup secara normal.

Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)
Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)Pejabat Shanghai menyatakan epidemi kota telah terkendali. Tetapi mereka menekankan tujuan bahwa hingga 21 Mei harus tetap mencegah adanya infeksi baru, apabila gagal berarti banyak pembatasan akan tetap diberlakukan.

Menghilangkan kasus di luar area karantina menjadi syarat utama untuk melanjutkan kehidupan normal di bawah kebijakan ketat mencapai nol-Covid di China.

Pemerintah Shanghai berencana untuk secara bertahap meningkatkan penerbangan domestik dan layanan kereta api. Mulai Senin (16 Mei) juga akan dibuka kembali supermarket, toko serba ada, dan apotek.

Penguncian di Shanghai, bersamaan dengan pembatasan Covid-19 di banyak kota lainnya di China, telah menghancurkan aktivitas ekonomi terbesar kedua di dunia itu dan mengganggu rantai pasokan global.

Biro statistik China mengatakan mereka memperkirakan ekonomi China akan membaik di bulan Mei dan pemulihan konsumsi akan lebih cepat.

China terus mendorong dimulainya kembali produksi di daerah yang terkena wabah viru corona itu, kata juru bicara Biro Statistik Nasional Fu Linghui. Ia menambahkan bahwa ekonomi China akan dipertahankan dengan tren yang relatif baik pada kuartal kedua.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Jakarta Bebas Emisi 2030, Anies Kerja Sama dengan BloombergNEF

Demi Jakarta Bebas Emisi 2030, Anies Kerja Sama dengan BloombergNEF

News | Senin, 16 Mei 2022 | 11:40 WIB

Siap-siap, Jabodetabek Diprediksi Bakal Dilanda Suhu Panas hingga November 2022

Siap-siap, Jabodetabek Diprediksi Bakal Dilanda Suhu Panas hingga November 2022

Bekaci | Senin, 16 Mei 2022 | 11:36 WIB

Dua Varian Omicron Terbaru Ditemukan di Afrika Selatan, Diprediksi Bikin Kasus Meroket

Dua Varian Omicron Terbaru Ditemukan di Afrika Selatan, Diprediksi Bikin Kasus Meroket

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 11:45 WIB

Terkini

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

×