Tidak Hanya Menyebabkan Peradangan, Covid-19 Juga Dapat Memicu 'Ledakan Sel'

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:44 WIB
Tidak Hanya Menyebabkan Peradangan, Covid-19 Juga Dapat Memicu 'Ledakan Sel'
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Sebuah studi baru dari peneliti di Inggris mengungkap bahwa beberapa sel yang terinfeksi virus Covid-19 dapat 'meledak', dan menyebabkan kerusakan serius di paru-paru dan organ dalam lainnya.

Virus corona juga menyebabkan masalah kesehatan yang parah ketika menyebabkan peradangan pada sel. Namun, bagaimana virus memicu peradangan masih belum jelas.

Para peneliti Inggris menyatakan bahwa kegagalan organ ganda akibat Covid-19 umumnya disebabkan oleh fenomena badai sitokin.

Menurut The Health Site, badai sitoki terjadi ketika sistem kekebalan tidak berfungsi dengan baik, tubuh melepaskan terlalu banyak protein penangkal infeksi yang disebut sitokin.

Lalu, sitokin akan mulai menyerang jaringan yang sehat, menyebabkan kerusakan parah sebagai respons dari infeksi SARS-CoV-2.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Sel yang Terinfeksi Bisa 'Meledak'

Peneliti Inggris juga mengatakan bahwa sel kekebalan yang sebagian besar terinfeksi virus corona dapat mengalami 'ledakan sel' atau pyroptosis, menyebabkan peradangan berbahaya pada pasien.

Pyroptosis akan membunuh virus di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan konten peradangan dilepaskan ke aliran darah.

Isi peradangan ini menyebar ke seluruh tubuh, merusak paru-paru dan organ dalam lainnya.

baca juga

"Jalur pyroptosis bertindak sebagai 'sistem alarm'. Jadi, jika ia merasakan partikel bakteri atau virus di dalam sel, itu mengarah ke 'ledakan' sel dan pelepasan konten pro-inflamasi," tutur penulis studi sekaligus konsultan hepatologi RFL, Gautam Mehta.

Ia melanjutkan, "Ini memiliki manfaat menghilangkan infeksi tetapi dapat menyebabkan peradangan parah sebagai hasilnya. Pyroptosis secara harfiah menyiratkan mode kematian sel yang 'berapi-api'."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Setengah Pasien Virus Corona Covid-19 yang Dirawat Tetap Alami Gejala hingga 2 Tahun

Studi: Setengah Pasien Virus Corona Covid-19 yang Dirawat Tetap Alami Gejala hingga 2 Tahun

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 14:56 WIB

WHO Sebut Kasus Virus Corona Covid-19 Menurun secara Global, Kecuali Amerika dan Afrika!

WHO Sebut Kasus Virus Corona Covid-19 Menurun secara Global, Kecuali Amerika dan Afrika!

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 14:48 WIB

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 09:06 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

×