Mengetahui Fakta-Fakta Cacar Monyet, yang Saat Ini Sedang Mewabah di Negara Barat

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 15:13 WIB
Mengetahui Fakta-Fakta Cacar Monyet, yang Saat Ini Sedang Mewabah di Negara Barat
Cacar monyet di AS [Antara]

Suara.com - Amerika Serikat, Australia dan sejumlah negara di Eropa sedang berhadapan dengan wabah 'tidak biasa', yakni cacar monyet.

Kasus terbaru dilaporkan oleh Jerman dan Australia pada Jumat (20/5/2022) pagi.

Kini, para ilmuwan sedang mencoba memahami mengapa cacar monyet menyebar di luar Afrika Tengah dan Barat.

Untuk memahami lebih jauh tentang cacar monyet, berikut beberapa faktanya, dilansir Insider:

1. Jarang menyebar di luar Afrika Tengah dan Barat

Hingga Jumat (20/5/2022), kasus cacar monyet telah terdeteksi di Inggris, AS, Portugal, Kanada, Swedia, Australia, Prancis, Italia, Jerman, dan Belgia.

Kasus pertama dari wabah cacar monyet saat ini diumumkan di Inggris pada 7 Mei pada seorang pria yang baru saja pulang dari Nigeria.

Kasus-kasus selanjutnya tidak memiliki kaitan dengan kasus pertama dan tidak pernah melakukan perjalanan ke tempat endemik cacar monyet.

Penasihat medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) Susan Hopkins menggambarkan penyebaran ini sebagai langka dan tidak biasa.

baca juga
Cacar monyet
Cacar monyet

2. Penyebaran cacar monyet

Tidak seperti Covid-19, cacar monyet biasanya tidak mudah menyebar antar manusia.

Cacar monyet menyebar melalui tetesan pernapasan berukuran besar ketika kontak dekat atau kontak langsung dengan cacar atau cairan tubuh.

Penularan juga dapat terjadi melalui kontak tidak langsung melalui pakaian atau tempat tidur yang terkontaminasi.

3. Gejala cacar monyet

Kebanyakan orang yang terkena cacar monyet mengalami gejala seperti flu ringan, seperti demam, sakit punggung, dan ruam yang hilang dengan sendirinya dalam dua hingga empat minggu.

Ruam dimulai di wajah dan menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk alat kelamin. Pada ruam akan muncul bisul berisi nanah dan akhirnya mengeras.

Sulit untuk membedakan antara cacar monyet dan ruam umum lainnya seperti cacar air.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pembengkakan kelenjar getah bening adalah ciri khas cacar monyet.

4. Seberapa bahaya cacar monyet?

Kondisinya bisa mematikan dalam beberapa kasus.

WHO mencatat, proposi penderita cacar monyet yang meninggal berkisar antara satu hingga 10 persen, tergantung varian yang menginfeksi.

Kedua strain virus yang menginfeksi adalah clade Afrika Barat dan clade Congo Basin.

5. Bagaimana penyembuhan cacar monyet?

Pengobatan untuk cacar monyet sebagian besar bersifat suportif, seperti untuk batuk atau pilek misalnya. Kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa minggu.

Tidak ada vaksin khusus untuk cacar monyet, tetapi vaksin cacar dapat digunakan untuk mengendalikan wabah.

Menurut WHO, vaksin cacar dapat memberikan perlindungan hingga 85% terhadap cacar monyet dan orang yang sudah divaksinasi cacar saat kanak-kanak mungkin mengalami penyakit yang lebih ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanyol Catat 30 Kasus Cacar Monyet, Sebagian Besar terkait Sauna

Spanyol Catat 30 Kasus Cacar Monyet, Sebagian Besar terkait Sauna

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:24 WIB

Muncul 11 Kasus Baru Cacar Monyet di Inggris

Muncul 11 Kasus Baru Cacar Monyet di Inggris

Malang | Jum'at, 20 Mei 2022 | 21:58 WIB

10 Gejala Cacar Monyet dan Cara Mengatasi Monkeypox, Jangan Panik!

10 Gejala Cacar Monyet dan Cara Mengatasi Monkeypox, Jangan Panik!

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 21:26 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×