Update Covid-19 Global: Selamat dari Lonjakan Infeksi Selama Musim Dingin, AS Mulai Waspada Kenaikan Kasus

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 23 Mei 2022 | 10:15 WIB
Update Covid-19 Global: Selamat dari Lonjakan Infeksi Selama Musim Dingin, AS Mulai Waspada Kenaikan Kasus
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Sebanyak 473.859 kasus baru Covid-19 tercatat dalam sehari pada Senin (23/5/2022) pagi. Di waktu yang sama, kematian juga bertambah 470 jiwa, data dikutip dari worldometers.

Kasus positif baru terbanyak masih terjadi di Korea Utara dengan jumlah 186.090 kasus. Sedangkan kematian harian didominasi Rusia yang melaporkan 80 orang meninggal. Lalu bagaimana update Covid-19 global hari ini?

Akumulasi data Covid-19 global hingga saat ini tercatat ada 527,47 juta kasus positif dengan lebih dari 6,3 juta orang meninggal selama pandemi terjadi. 

Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)
Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)Lebih dari 497,47 juta kasus telah sembuh dari infeksi. Sehingga tercatat 23,69 juta orang di seluruh dunia yang masih positif Covid-19 saat ini atau disebut juga sebagai kasus aktif. 

Kasus aktif di dunia paling banyak terdapat di Amerika Serikat dengan jumlah 2,34 juta orang. AS disebut selamat dari lonjakan kasus saat musim dingin. Tahun lalu, negara itu sempat alami peningkatan infeksi tertinggi dengan rata-rata sekitar 800.000 kasus per minggu. 

Musim dingin tahun ini levelnya turun ke jumlah kasus yang jauh lebih mudah dikelola selama beberapa bulan terakhir. Tetapi selama Mei, tren kasus mulai terlihat ada kenaikan dengan rata-rata kasus lebih dari 100.000 per minggu untuk pertama kalinya sejak Februari.

Koordinator tanggap Covid-19 Gedung Putih Dr. Ashish Jha mendukung penggunaan masker yang berkelanjutan saat berada di dalam ruangan karena kasus terus meningkat lagi. 

"Saya setuju dengan Walikota Adams bahwa ketika Anda berada di dalam ruangan, Anda harus mengenakan masker," kata Jha saat tampil di "This Week", dikutip dari Fox News.

Tetapi fokusnya yang lebih besar tetap untuk meningkatkan akses ke vaksin, terapi, dan pengujian. Dia menekankan bahwa pemerintah tetap prihatin atas sekitar 300 orang per hari yang masih meninggal akibat Covid-19, mengacu pada rata-rata kematian per tujuh hari. 

"(Alat tes) yang berfungsi, vaksinasi, terapi, pengujian, dan peningkatan kualitas udara dalam ruangan, itu adalah alat utama," kata Jha. 

Jha menjelaskan bahwa pemerintah AS sedang mempersiapkan sejumlah skenario, termasuk untuk menghadapi gelombang infeksi baru di musim gugur dan musim dingin serta kemungkinan varian baru yang akan terus muncul. Salah satu metode untuk mempersiapkan acara tersebut adalah dengan mengembangkan generasi baru vaksin. 

Kasus Covid-19 di AS saat ini telah mencapai 85 juta, terbanyak di dunia. AS juga mendominasi kematian akibat virus corona itu secara global dengan angka lebih dari 1,02 juta jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mingguan Dunia Naik 28 Persen, Terbanyak Korea Utara

Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mingguan Dunia Naik 28 Persen, Terbanyak Korea Utara

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 11:08 WIB

Doni Monardo: Achmad Yurianto Pahlawan Covid-19

Doni Monardo: Achmad Yurianto Pahlawan Covid-19

Malang | Minggu, 22 Mei 2022 | 10:50 WIB

Achmad Yurianto Meninggal Dunia, Publik Berduka: Rest in Peace, Pak Yuri

Achmad Yurianto Meninggal Dunia, Publik Berduka: Rest in Peace, Pak Yuri

Bekaci | Minggu, 22 Mei 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB