facebook

Dear Parents, Begini Tips Agar Anak Tetap Aman dari Hepatitis Akut Saat Sekolah Tatap Muka

Bimo Aria Fundrika
Dear Parents, Begini Tips Agar Anak Tetap Aman dari Hepatitis Akut Saat Sekolah Tatap Muka
Ilustrasi sekolah - aturan sekolah tatap muka 100 persen (Freepik)

Adapun gejala tersebut antara lain ialah lemas, tidak nafsu makan, hingga diare. Lies mengatakann jika gejala tadi muncul mesti hati-hati.

Suara.com - Hepatitis akut yang hingga kini telah ditemukan di 31 negara di dunia membuat banyak orangtua khawatir. Pasalnya, penyakit tersebut sejauh ini lebih banyak menyerang usia anak. 

Terlebih, saat ini sebagian besar sekolah di Indonesia telah mulai kembali menerapkan aturan pembelajaran tatap muka. Sehingga banyak orangtua khawatir anak akan tertular hepatitis tersebut saat di sekolah. 

Menanggapi hal tersebut,  Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo, Lies Dina Liastuti, mengatakan pentingnya pengawasan dan juga edukasi orangtua terhadap anak.

"Kita tidak ingin menggagalkan untuk kembali ke sekolah, karena sudah lama tidak bersekolah dalam situasi normal, kita sangat ingin itu terjadi, kita ingin sampaikan hati-hati tapi tidak panik karena begitu kena kerusakan cepat sekali," ujar Lies saat acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan judul “Hepatitis Akut Dicegah, Sekolah PTM Aman” , Senin, (23/5/2022). 

Baca Juga: Meksiko Laporkan Kematian Pertama Anak dari Hepatitis Parah Misterius

Ia mengatakan bahwa gejalanya hampir mirip dengan berbagai penyakit lain. Adapun gejala tersebut antara lain ialah lemas, tidak nafsu makan, hingga diare. Lies mengatakann jika gejala tadi muncul mesti hati-hati. 

Ilustrasi anak sakit - apakah hepatitis akut bisa sembuh total (Freepik)
Ilustrasi anak sakit - apakah hepatitis akut bisa sembuh total (Freepik)

"Kalau sudah seperti itu hati hati. cepat diperiksa ke dokter da cek lab. tapi tidak semua harus begitu, karena ada yang penyakit lain, ada gejala yang sama. Dan apakah ada makanan ramai-ramai, yang harus diperhatikan orangtua gimana cara makan anak ikita, bagaimana mencuci tangan," kata dia. 

Lebih lanjut, Lies mengatakan bahwa saat ini masyarakat dunia, khususnya Indonesia memang belum keluar dari situasi pandemi Covid-19. Sementara di sisi lain, penularan hepatitis akut misterius juga masih belum bisa dipastiakan.

"Jadi yang terpenting pencegahan sama seperti prokes Covid-19, dan juga jangan memasukkan makanan yang tidak jelas pada anak. Dengan mengawasi itu kita bisa yakin apa yang diberikan aman. itu Insya Allah bisa meminimalkan risrisiko lebih percaya diri dan cara agar tidak mudah terpapar." kata dia. 

Baca Juga: 13 Gejala Hepatitis Akut Misterius Pada Anak yang Harus Diwaspadai

Komentar