7 Hal yang Dapat Menghambat Penyerapan Vitamin D

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 13:47 WIB
7 Hal yang Dapat Menghambat Penyerapan Vitamin D
Ilustrasi Vitamin D (freepik)

Suara.com - Vitamin D diperlukan untuk menjaga berat badan yang sehat, mencegah masalah ginjal dan hati, serta meningkatkan kesehatan otot dan tulang. Selain itu, vitamin D juga diperlukan untuk penyerapan banyak nutrisi lainnya, sistem kekebalan tubuh, dan perlindungan terhadap efek Covid-19.

Kekurangan vitamin D dapat menimbulkan beberapa gejala, di antaranya berat badan bertambah, serta sering merasa lesu, lelah, dan stres.

Berjemur di bawah sinar matahari mungkin tidak cukup untuk memasok kebutuhan vitamin D. Namun, menurut sebuah studi baru yang dilansir dari Healthshots, air mineral dan susu dapat membantu meningkatkan penyerapan vitamin D di dalam tubuh.

Meski begitu, Anda perlu waspada pada beberapa faktor yang dapat menghambat penyerapan vitamin D di dalam tubuh. Menurut dr. Swathi Reddy, Konsultan Fisioterapis dan Konselor Diet Bersertifikat dari Motherhood Hospitals, Bengaluru, India, inilah faktor-faktor yang dapat menghalangi penyerapan vitamin D.

1. Masalah hati: Pasien yang mengalami sirosis hati dapat mengalami kekurangan vitamin D yang parah.

2. Masalah ginjal: Kesehatan ginjal yang buruk dapat mempersulit penyerapan vitamin D.

3. Peningkatan asupan kafein: Makanan apa pun yang mengandung kafein dapat mengurangi kemampuan tubuh Anda untuk menyerap vitamin D.

4. Obat-obatan: Steroid oral dan obat diuretik juga dapat membatasi penyerapan vitamin D dalam tubuh.

5. Perawatan penurunan berat badan: Operasi penurunan berat badan seperti operasi bariatrik dapat mengakibatkan kekurangan beberapa kekurangan nutrisi, termasuk vitamin D, akibat penyerapannya berkurang.

6. Kesehatan usus yang buruk: Penyerapan vitamin D tergantung pada fungsi usus. Jadi, ketika usus tidak bekerja dengan benar, penyerapan vitamin D Anda akan menurun.

7. Indeks massa tubuh di atas 29: Orang dengan obesitas atau kelebihan berat badan membutuhkan lebih banyak vitamin D. Faktanya, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penambahan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, tubuh Anda dapat membatasi penyerapan vitamin D.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu, Begini Cara Kenali Risiko Kekurangan Vitamin D

Wajib Tahu, Begini Cara Kenali Risiko Kekurangan Vitamin D

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:16 WIB

Begini Cara Mendeteksi Ketika Tubuh Kalian Kekurangan Vitamin D Dengan Cepat

Begini Cara Mendeteksi Ketika Tubuh Kalian Kekurangan Vitamin D Dengan Cepat

Malang | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:23 WIB

Sering Tak Disadari, Begini Cara Cepat Deteksi Kekurangan Vitamin D

Sering Tak Disadari, Begini Cara Cepat Deteksi Kekurangan Vitamin D

Jogja | Selasa, 24 Mei 2022 | 13:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB