Peneliti Tekankan Pentingnya Vaksinasi Covid-19 untuk Hewan Peliharaan

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 14:39 WIB
Peneliti Tekankan Pentingnya Vaksinasi Covid-19 untuk Hewan Peliharaan
Ilustrasi hewan peliharaan. (Unsplash)

Suara.com - Kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia terus menurun, dengan angka vaksinasi yang terus meningkat.

Namun ternyata, bukan hanya manusia yang membutuhkan vaksinasi Covid-19 tetapi juga hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Menurut peneliti, dibutuhkan vaksin Covid-19 untuk hewan peliharaan guna mengurangi mutasi yang disebabkan oleh virus corona.

Seperti diketahui di beberapa kasus anjing, kucing, harimau, musang hingga gorila bisa terinfeksi virus corona SARS CoV 2, dan para peneliti khawatir virus corona bisa bermutasi apabila sudah menginfeksi hewan.

Apalagi hewan yang hidupnya dekat dengan manusia, yang berisiko memainkan peran penting dalam menyebarkan virus ke manusia.

"Ada risiko penularan dari hewan ke hewan, lalu mulai berkembang menjadi strain baru. Lalu menular kembali ke populasi manusia, akhinya membuat semua harus dimulai dari awal lagi," ujar Peneliti Kevin Tyler, mengutip Live Science, beberapa waktu lalu.

Peneliti tidak memaksa vaksinasi Covid-19 anjing dan kucing harus dilakukan saat ini, tapi bukan tidak mungkin ide ini harus dilakukan di masa mendatang.

Di Amerika Serikat, Depertemen Pertanian belum memberi izin vaksin Covid-19 untuk hewan, karena belum ada vaksin Covid-19 benar-benar teruji untuk hewan.

"Perusahaan saat ini bebas untuk melakukan penelitian dan pengembangan vaksin (Covid-19) ini, namun tanpa izin mereka tidak bisa menjual atau mendistribusikan vaksin tersebut," terang Jubir USDA Joelle Hayden.

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 untuk musang langka sudah dijalankan, karena ditemukan virus corona dari musang yang menyebar ke manusia.

Menurut USDA, kasus vaksinasi bagi musang langka adalah cerita lain, karena sudah mendapat izin vaksin untuk musang, dan peneliti AS serta Rusia secara khusus membuat vaksin untuk musang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Baru 134 Ribu, Korea Utara Klaim Covid-19 Stabil

Kasus Baru 134 Ribu, Korea Utara Klaim Covid-19 Stabil

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:33 WIB

Kritik Keras Wagub Sumut Musa Rajekshah yang Pamer Pelihara Kucing Emas, Dokter Hewan: Tidak Animal Welfare

Kritik Keras Wagub Sumut Musa Rajekshah yang Pamer Pelihara Kucing Emas, Dokter Hewan: Tidak Animal Welfare

News | Kamis, 26 Mei 2022 | 13:41 WIB

Waduh! Wagub Sumut Pamer Pelihara Kucing Emas, Ternyata Masuk Hewan Dilindungi

Waduh! Wagub Sumut Pamer Pelihara Kucing Emas, Ternyata Masuk Hewan Dilindungi

News | Kamis, 26 Mei 2022 | 12:57 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB