CDC Temukan Kasus Kembalinya Gejala Covid-19 Pada Pasien Sembuh Setelah Minum Paxlovid

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:48 WIB
CDC Temukan Kasus Kembalinya Gejala Covid-19 Pada Pasien Sembuh Setelah Minum Paxlovid
Ilustrasi obat-obatan. (Pixabay.com/stevepb)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperkirakan penderita Covid-19 yang diobati menggunakan antivirus Paxlovid kembali mengalami gejala setelah pulih.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan darurat Paxlovid pada Desember tahun lalu untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Obat ini digunakan pada penderita Covid-19 ringan atau sedang tetapi berisiko tinggi mengalami penyakit parah, seperti usia lanjut, penderita obesitas, perokok, sedang hamil, atau penderita penyakit komorbid.

Regimen obat terdiri dari tiga pil yang diminum dua kali sehari selama lima hari, lapor NBC News.

Namun, CDC mendapati dua hingga 8 hari setelah menyelesaikan perawatan dan hasil tesnya negatif, beberapa pasien kembali dites positif dan mengalami gejala kembali.

Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]

Peringatan ini menegaskan hal yang telah didiskusikan pasien dan dokter setidaknya selama sebulan. Ini mengacu pada sebuah studi kasus yang terbit pada akhir April lalu.

Dalam studi tersebut peneliti mengurutkan sampel virus dari seorang pria 71 tahun yang penyakitnya kembali setelah meminum Paxlovid.

Padahal, peneliti tidak menemukan indikasi bahwa pria tersebut resistensi terhadap obat. Jadi, peneliti menduga bahwa gejalanya muncul kembali sebelum kekebalan alami membersihkan virus sepenuhnya.

Namun, CDC sejauh ini belum mengidentifikasi kasus penyakit parah pada orang yang kembali mengalami gejala setelah minum Paxlovid.

baca juga

Rerata gejala pasien ini membaik atau sembuh dalam tiga hari, sehingga tidak memerlukan perawatan tamabahan, kata CDC.

Terkait kasus serupa, tiga dokter terkemuka mengungkap kasus yang disebut 'rebound Paxlovid' ini dalam rumah tangga mereka sendiri di Twitter.

Salah satunya adalah ketua University of California, Departemen Kedokteran San Francisco, Bob Wachter, yang mencatat kasus istrinya sendiri, Katie Hafner.

"Sementara kasus rebound tampaknya ringan, rebound ini masih sangat mengecewakan. Katie dipaksa kembali ke isolasi selama seminggu atau lebih, gejalanya memburuk... & dia bisa menginfeksi seseorang (termasuk saya) jika dia tidak berhati-hati," tulis Watcher.

Ketiga ahli mengatakan kasus kembalinya gejala Covid-19 bukan berarti Paxlovid tidak efektif. Uji klinis Pfizer menunjukkan bahwa obat ini menurunkan risiko penyakit parah sebesar 88 persen dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.

"Setidaknya kasus 'rebound Covid' tampaknya tidak terkait dengan infeksi ulang," kata CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru: Vaksin Hanya Memberi Sedikit Perlindungan Terhadap Long Covid

Studi Baru: Vaksin Hanya Memberi Sedikit Perlindungan Terhadap Long Covid

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 17:31 WIB

Efek Samping Paxlovid adalah Terganggunya Indera Pengecap, Kenali Penyebab Lain Kondisi Ini

Efek Samping Paxlovid adalah Terganggunya Indera Pengecap, Kenali Penyebab Lain Kondisi Ini

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:36 WIB

Studi: Paparan Polusi Udara Jangka Panjang Berisiko Tinggi Menyebabkan Covid-19 Parah

Studi: Paparan Polusi Udara Jangka Panjang Berisiko Tinggi Menyebabkan Covid-19 Parah

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:20 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×