Efek Samping Paxlovid adalah Terganggunya Indera Pengecap, Kenali Penyebab Lain Kondisi Ini

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:36 WIB
Efek Samping Paxlovid adalah Terganggunya Indera Pengecap, Kenali Penyebab Lain Kondisi Ini
Ilustrasi lidah (Pexels.com/Oleg Magni)

Suara.com - Hilangnya atau terganggunya indera pengecap (dysgeusia) merupakan gejala umum Covid-19. Tapi ternyata, kondisi ini juga menjadi salah satu efek samping obat Covid-19, yakni Paxlovid.

Meski terjadi pada kurang dari enam persen orang yang diberi Paxlovid, beberapa pasien mengatakan mereka merasakan rasa 'mengerikan' segera setelah meminum obat.

Dysgeusia digambarkan sebagai terganggunya indera pengecap, sehingga llidah hanya merasakan pahit, logam, atau asam di mulut.

Menurut Science Alert, berikut tiga penyebab dysgeusia:

1. Infeksi atau penyakit

Perubahan rasa di lidah telah dilaporkan menjadi gejala infeksi influenza, demam, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit lainnya. Saat ini, salah satu penyebab dysgeusia yang paling sering adalah Covid-19.

Karena hubungan yang erat antara rasa dan bau, kerusakan yang disebabkan oleh virus pada lapisan hidung mungkin cukup untuk menyebabkan gangguan rasa.

Virus juga dapat menyebabkan kerusakan langsung pada indera pengecap, saraf yang terhubung ke lidah, atau area otak yang bertanggung jawab untuk pemrosesan sensori rasa.

Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19[Istimewa]

2. Cedera

Terganggunya indera pengecap juga bisa menjadi efek dari kerusakan saraf pusat dan jalur otak yang terlibat dalam persepsi rasa.

Itu bisa terjadi karena adanya lesi atau luka di saraf atau jaringan otak. Bisa juga karena hilangnya lapisan mielin lemak, yang membantu melindungi jalur untuk memberi sinyal rasa.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dysgeusia juga bisa disebabkan oleh tumor otak.

3. Obat-obatan

Selain antivirus Paxlovid, dysgeusia juga menjadi efek samping dari pengobatan lain, seperti antibiotik maupun obat untuk penyakit Parkinson, epilepsi serta HIV.

Mungkin ada beberapa alasan, salah satunya obat-obatan meninggalkan rasa pahit pada lidah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewabah di Eropa dan Amerika, Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia? Ini Kata Kemenkes

Mewabah di Eropa dan Amerika, Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia? Ini Kata Kemenkes

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:07 WIB

Terlalu Lama Menonton TV Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

Terlalu Lama Menonton TV Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:27 WIB

Studi: Paparan Polusi Udara Jangka Panjang Berisiko Tinggi Menyebabkan Covid-19 Parah

Studi: Paparan Polusi Udara Jangka Panjang Berisiko Tinggi Menyebabkan Covid-19 Parah

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB