Riset Mahal dan Sulit, Tantangan Utama Pengembangan Obat Tradisional di Indonesia

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:45 WIB
Riset Mahal dan Sulit, Tantangan Utama Pengembangan Obat Tradisional di Indonesia
ilustrasi obat herbal, obat tradisional, tanaman obat. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tidak heran jika pengembangan obat tradisional berbahan dasar tanaman obat perlu dikembangkan.

Sayangnya menurut dr. Inggrid Tania, M.Si(Herbal), Ketua Perkumpulan Dokter Pengembangan Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), perkembangan obat tradisional di Indonesia belum maksimal. Sebab dibutuhkan riset dan penelitian dengan biaya dan waktu yang tidak sedikit untuk melakukannya.

dr Inggrid menjelaskan berbeda dengan obat konvensional yang rata-rata memiliki satu komponen aktif sehingga manfaat dan efek samping bisa terlihat langsung saat penelitian, obat tradisional mengandung banyak komponen. Sehingga untuk mencari komponen, dalam hal ini zat aktif yang mengandung manfaat dan menyebabkan efek samping, butuh waktu lebih lama.

"Tantangan terkait riset adalah obat tradisional harus melalui uji klinis dan penelitian seperti obat konvensional. Padahal untuk bisa melakukan penelitian, dibutuhkan ribuan sampel tanaman, sebelum diambil ekstraknya untuk diuji," terang Inggrid dalam Dialog Nasional Percepatan Riset dan Pemanfaatan Jamu/Herbal Terstandar oleh Dokter Pada Pelayanan Kesehatan, Sabtu (28/5/2022).

Ilustrasi obat tradisional. (Shutterstock)
Ilustrasi obat tradisional. (Shutterstock)

dr Inggrid mengambil contoh tanaman akar bajakah yang belakangan populer digunakan masyarakat karena memiliki manfaat untuk kesehatan. Tanaman bajakah saat ini hanya bisa ditemukan di dalam hutan Kalimantan, liar, dan belum bisa dibudidayakan.

"Untuk bisa mendapatkan ektrak akar bajakah sebanyak 2 kilogram, ada lebih dari 1.200 pohon yang ditebang. Padahal kita belum tahu cara budidayanya. Khawatirnya tanaman ini nanti punah di Kalimantan karena ekploitasi makin banyak, sementara penelitian belum selesai," terangnya lagi.

Bukan hanya soal bahan baku riset, tantangan lain tentang pengembangan obat tradisional adalah kesejahteraan dan insentif bagi peneliti. Belum lagi dokumentasi tentang pengetahuan obat tradisional yang belum baik, sehingga ilmu yang didapat dari kebudayaan leluhur bisa hilang.

Oleh karena itu, ia mendukung adanya peraturan terkait standarisasi bahan baku obat tradisional alias simplisia. Dengan adanya standarisasi, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan riset bisa berkurang.

Di saat bersamaan, manfaat yang didapat sudah dibuktikan sebelumnya, membuat produksi obat tradisional oleh industri semakin mudah.

baca juga

"Standarisasi bahan baku penting bukan cuma keamanan (obat -red). Standarisasi juga menekan biaya uji klinis yang mahal," terangnya.

Di kesempatan yang sama, Prof. Dr. NLP Indi Dharmayanti, M.Si, Kepala Organisasi Riset Kesehatan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, mengatakan untuk bisa dikembangkan secara maksimal, penelitian obat tradisional memerlukan rancangan induk.

Rancangan induk alias grand design diperlukan untuk memastikan arah dan fokus penelitian bahan alam untuk penemuan obat-obatan agar sumber daya yang tersedia bisa dimanfaatkan secara maksimak.

"Adanya grand design bisa membantu meningkatkan efisiensi sumberdaya, mengurangi terjadinya tumpang tindih dan pengulangan penelitian, hingga membantu mengatasi masalah keterbasan pendanaan, SDM, serta sarana dan prasana penelitian," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren SDM Berubah, Riset Ungkap Generasi Muda Kini Utamakan Makna Kerja Ketimbang Sekadar Karier

Tren SDM Berubah, Riset Ungkap Generasi Muda Kini Utamakan Makna Kerja Ketimbang Sekadar Karier

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:35 WIB

Anomali DTSEN BPS: Warga Pengeluaran Rp 3 Juta per Bulan Malah Setara Raffi Ahmad

Anomali DTSEN BPS: Warga Pengeluaran Rp 3 Juta per Bulan Malah Setara Raffi Ahmad

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:45 WIB

Isu Lingkungan hingga AI, Riset Pelajar di OMI 2026 Bikin Kaget Para Ahli!

Isu Lingkungan hingga AI, Riset Pelajar di OMI 2026 Bikin Kaget Para Ahli!

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 21:34 WIB

Riset Ungkap Hanya 10% Perusahaan di Indonesia yang Berhasil Maksimalkan AI untuk Bisnis

Riset Ungkap Hanya 10% Perusahaan di Indonesia yang Berhasil Maksimalkan AI untuk Bisnis

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 11:44 WIB

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:32 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:15 WIB

Tinjau Pembibitan Sapi Perah, Khofifah Dorong UPT Jadi Penggerak Peternakan Jatim

Tinjau Pembibitan Sapi Perah, Khofifah Dorong UPT Jadi Penggerak Peternakan Jatim

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 11:14 WIB

Sudah Cerai, Kenapa Erin Masih Pakai Nama 'Taulany' di Instagram? Ternyata Ini Alasannya

Sudah Cerai, Kenapa Erin Masih Pakai Nama 'Taulany' di Instagram? Ternyata Ini Alasannya

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 11:14 WIB

Induk Neta Auto Siap Bangkit Usai Disuntik Investor Baru

Induk Neta Auto Siap Bangkit Usai Disuntik Investor Baru

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Film Menang Untuk Kalah, Kisah Keluarga yang Terjebak Masalah Finansial Siap Tayang di Bioskop

Film Menang Untuk Kalah, Kisah Keluarga yang Terjebak Masalah Finansial Siap Tayang di Bioskop

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 11:12 WIB

×