Gejala dan Penyebab Toksoplasma, Benarkah Kucing Jadi Biangnya?

Farah Nabilla

Kamis, 02 Juni 2022 | 16:37 WIB
Gejala dan Penyebab Toksoplasma, Benarkah Kucing Jadi Biangnya?
Ilustrasi toksoplasma. [Freepik]

Suara.com - Penyakit toksoplasma selama ini kerap diasosiasikan dengan kucing. Kotoran dari kucing peliharaan disebut dapat memicu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini kemudian memengaruhi saluran pencernaan seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus. Jantung, saraf, dan kulit juga terdampak.

Namun apakah benar penularan toksoplasma semata karena kotoran kucing peliharaan? Bagaimana gejala dan penyebab toksoplasma? Berikut ulasannya.

Gejala Toksoplasma                       

Beberapa tanda tidak spesifik yang mungkin muncul saat terserang toksoplasmosis adalah pembengkakan kelenjar getah bening area leher, demam dan mudah lelah. Penderita juga berkeringat di malam hari, nyeri otot, dan nyeri tenggorokan.

Yang menjadi catatan, hanya ada 10-20% kasus pada dewasa dan anak yang menunjukkan gejala. Pada mereka dengan sistem imun yang baik, seringkali penyakit ini tidak bergejala. Namun pada seseorang dengan gangguan sistem imun, penyakit ini dapat mengancam nyawa.

Pada orang dengan sistem imun yang buruk, gejala yang kerap ditemukan adalah Toksoplasmosis sistem saraf pusat seperti kejang, nyeri kepala, gangguan kesadaran, gangguan saraf kranial, dan gangguan penglihatan. Bisa juga dalam bentuk toksoplasmosis pneumonitis (batuk kering, sesak, nyeri dada, demam), miokarditis, dan sejenisnya.

Lebih lanjut, infeksi pada penderita AIDS seringkali memengaruhi otak (toksoplasmik ensefalitis) dengan gejala seperti gangguan kesadaran, kejang, kelemahan, gangguan sensoris, dan sejenisnya. Bagian tubuh lainnya yang juga sering terpengaruh adalah paru-paru (Toksoplasmosis pneumonitis) dan mata (Toksoplasmosis ocular – ditandai nyeri mata dan hilangnya penglihatan).

Penyebab Toksoplasma

Toksoplasmosis disebabkan infeksi parasit bernama Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat hidup dalam waktu yang lama apabila sudah menginfeksi tubuh manusia atau binatang. Parasit tersebut bahkan bisa bertahan seumur hidup. Berikut sejumlah penyebab penularan parasit penyebab toksoplasmosis yang dapat diidentifikasi.

baca juga
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi parasit.
  • Memakan daging dari hewan yang terinfeksi yang belum dimasak atau kurang matang (terutama domba dan babi)
  • Menelan parasit secara tidak langsung setelah mengolah daging yang terinfeksi, terutama jika tidak cuci tangan setelahnya
  • Menyentuh kotoran kucing atau kandang kucing yang terinfeksi parasit
  • Menerima transplantasi organ atau transfusi darah dari pengidap yang terinfeksi Toksoplasma
  • Kehamilan dan persalinan (ibu menularkan parasit ke bayinya).

Itulah gejala dan penyebab toksoplasma. Yuk mulai jaga kesehatan diri dan peliharaan.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Infeksi Parasit Toxoplasma Gondii, Dapat Memengaruhi Mata hingga Menyebabkan Kebutaan!

Waspadai Infeksi Parasit Toxoplasma Gondii, Dapat Memengaruhi Mata hingga Menyebabkan Kebutaan!

Health | Kamis, 12 Mei 2022 | 13:26 WIB

Penelitian Kanada: Anak Laki-Laki yang Memelihara Kucing Berisiko Tinggi Menunjukkan Gejala Toksoplasmosis

Penelitian Kanada: Anak Laki-Laki yang Memelihara Kucing Berisiko Tinggi Menunjukkan Gejala Toksoplasmosis

Health | Senin, 25 April 2022 | 15:07 WIB

Penelitian: Meski Jarang Terjadi, Tumbuh Bersama Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Psikosis

Penelitian: Meski Jarang Terjadi, Tumbuh Bersama Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Psikosis

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 15:25 WIB

Pelihara Kucing di Rumah, Cara Raditya Dika Cegah Istri Tertular Toksoplasma

Pelihara Kucing di Rumah, Cara Raditya Dika Cegah Istri Tertular Toksoplasma

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:58 WIB

Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!

Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 14:00 WIB

Ibu Hamil Pelihara Kucing Hinga Marmut, Dokter Waspadai Infeksi Toksoplasma

Ibu Hamil Pelihara Kucing Hinga Marmut, Dokter Waspadai Infeksi Toksoplasma

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 19:38 WIB

Radang Otak Barli Asmara Berawal dari Tokso, Ini Cara Parasit Menginfeksi!

Radang Otak Barli Asmara Berawal dari Tokso, Ini Cara Parasit Menginfeksi!

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:25 WIB

Barli Asmara Meninggal karena Toksoplasmosis, Ini Gejala dan Pengobatannya

Barli Asmara Meninggal karena Toksoplasmosis, Ini Gejala dan Pengobatannya

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:38 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×