Ketua YLKI Soal Riset GATS 2021: Indonesia Darurat Konsumsi Rokok!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 03 Juni 2022 | 14:43 WIB
Ketua YLKI Soal Riset GATS 2021: Indonesia Darurat Konsumsi Rokok!
Ilustrasi rokok (pexels) /Irina Iriser/sumaiyah.

Suara.com - Menanggapi temuan Global Adult Tobacco Survey atau GATS 2021 yang baru saja dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyatakan Indonesia dalam kondisi darurat rokok

GATS adalah survei yang dilakukan Kemenkes bekerjasama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Center for Disease Control and Prevention (CDC), yang memotret perilaku dan dinamika konsumsi rokok di seluruh dunia, dan kali ini riset khusus untuk Indonesia.

"Hasil GATS 2021 sangatlah mengkhawatirkan, sebab laporan GATS membuktikan bahwa konsumsi rokok di Indonesia dalam kondisi yang emergency, darurat," ujar Tulus dalam acara diskusi Lentera Anak Indonesia dan Komnas Pengendalian Tembakau, Jumat (3/6/2022).

Kondisi darurat konsumsi rokok Indonesia ini ditandai dengan temuan GATS 2021, bahwa selama 10 tahun terakhir perokok Indonesia meningkat 8,8 juta dibanding 2011.

Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Mirisnya lagi temuan GATS mendapati bahwa masyarakat Indonesia lebih banyak yang membelanjakan uangnya untuk beli rokok, dibanding membeli produk bahan pokok untuk gizi yakni beras, padi, sayuran, ikan, telur, susu maupun daging.

"Menurut hasil GATS juga membuktikan terjadi lompatan iklan dan promosi rokok di media internet. Jika pada 2011 iklan rokok di internet hanya 1,9 persen saja, maka pada 2021 iklan rokok di internet menjadi 21,4 persen," ungkap Tulus.

Ia juga menyoroti potensi penyakit tidak menular yang terus bermunculan karena bertambahnya jumlah perokok Indonesia. Potret ini sudah terlihat dari data Riskesdas 2018, penyakit kanker meningkat hingga 1,8 persen dari 1,4 persen di 2013.

Selanjutnya penyakit stroke meningkat dari 7 persen jadi 10,9 persen, penyakit ginjal kronis dari 2 persen jadi 3,8 persen, dan penyakit diabetes melitus bertambah dari 6,9 persen jadi 8,5 persen.

"Peningkatan prevalensi penyakit tidak menular dipicu oleh pola konsumsi dan gaya hidup yang tidak sehat, dan konsumsi rokok menjadi pemicu utamanya," tutupnya.

baca juga

Sementara itu, survei GATS sendiri dilakukan dengan mewawancara sebanyak 8.305 orang di 2011, dibandingkan dengan wawancara terhadap 9.156 orang di 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Cukai Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sumut | Kamis, 02 Juni 2022 | 17:42 WIB

Dear Orang Tua! Jangan Langsung Peluk Anak Setelah Merokok, Simak Penjelasan Dokter Tentang Ini

Dear Orang Tua! Jangan Langsung Peluk Anak Setelah Merokok, Simak Penjelasan Dokter Tentang Ini

Banten | Kamis, 02 Juni 2022 | 14:28 WIB

Sekjen TII: Ada Celah Penghindaran Dari Kebijakan Cukai Rokok

Sekjen TII: Ada Celah Penghindaran Dari Kebijakan Cukai Rokok

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 09:19 WIB

Terkini

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×