Demam Berdarah Krimea-Kongo Terdeteksi di India, Wanita 55 Tahun Ditemukan Meninggal

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 06 Juni 2022 | 19:50 WIB
Demam Berdarah Krimea-Kongo Terdeteksi di India, Wanita 55 Tahun Ditemukan Meninggal
Ilustrasi pasien. [Shutterstock]

Suara.com - Demam berdarah Krimea-Kongo atau Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) telah merenggut 18 nyawa di Irak tahun ini. Kini, beberapa kasus telah terdeteksi di Gujarat, India.

Dalam sepekan terakhir, India telah melaporkan dua kasus CCHF, termasuk satu kasus kematian seorang wanita berusia 55 tahun.

Ilmuwan dan pemimpin kelompok Maximum Containment Laboratory di NIV, Pune, melaporkan kedua kasus tersebut dari Bhavnagar, Gujarat, dan masing-masing terjadi pada Maret dan April.

Dokter menjelaskan bahwa wanita itu meninggal karena mengalami komplikasi dan telah mengalami pendarahan internal serta eksternal, menurut The Health Site.

Berbicara tentang bagaimana wanita itu tertular virus, sumber mengatakan bahwa dulunya ia memelihara ternak di rumahnya dan ditemukan terinfeksi akibat gigitan kutu.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Demam berdarah Krimea-Kongo. (Shutterstock)

Berdasarkan laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah Krimea-Kongo merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus tick-borne (Nairovirus) dari keluarga Bunyaviridae.

Virus CCHF menyebabkan wabah demam berdarah virus yang parah, dengan tingkat kematian kasus 10 hingga 40 persen.

Negara endemik dari CCHF adalah Afrika, Balkan, Timur Tengah dan negara-negara Asia di selatan.

Inang virus CCHF mencakup berbagai hewan liar dan domestik seperti sapi, domba, dan kambing.

baca juga

Hewan tertular dari gigitan kutu yang terinfeksi, dan virus akan tetap berada dala aliran darah selama sekitar satu minggu setelah infeksi.

Meski sejumlah genus kutu mampu terinfeksi virus CCHF, kutu genus Hyalomma adalah vektor utama.

Virus CCHF ditularkan ke manusia baik melalui gigitan kutu atau melalui kontak dengan darah atau jaringan hewan yang terinfeksi.

Sebagian besar kasus terjadi pada orang-orang yang terlibat dalam industri peternakan, seperti pekerja pertanian, pekerja rumah potong hewan dan dokter hewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Drop, Pelatih Persib Robert Alberts Ternyata Kena Demam Berdarah

Kondisi Drop, Pelatih Persib Robert Alberts Ternyata Kena Demam Berdarah

Bola | Jum'at, 03 Juni 2022 | 16:24 WIB

Demam Berdarah Menyerang 238 Warga di Kabupaten Pasuruan, Empat Orang Meninggal

Demam Berdarah Menyerang 238 Warga di Kabupaten Pasuruan, Empat Orang Meninggal

Malang | Sabtu, 28 Mei 2022 | 22:41 WIB

Sejumlah Anak dan Orang Dewas Meninggal Gegara Demam Berdarah di Probolinggo

Sejumlah Anak dan Orang Dewas Meninggal Gegara Demam Berdarah di Probolinggo

Malang | Selasa, 24 Mei 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

×