Studi: Anak yang Dapat ASI Lebih Lama Punya Kemampuan Kognitif Lebih Baik

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 07 Juni 2022 | 14:05 WIB
Studi: Anak yang Dapat ASI Lebih Lama Punya Kemampuan Kognitif Lebih Baik
Ilustrasi Ibu Menyusui (Pixabay.com)

Suara.com - Air Susu Ibu atau ASI telah lama diketahui punya banyak manfaat kesehatan bagi anak. Kini sebuah studi baru mengungkap, bahwa anak-anak yang dapat lebih lama mengembangkan keterampilan verbal dan kognitif yang lebih baik.

Para peneliti di Universitas Oxford menganalisis data pada 7.855 bayi yang lahir antara tahun 2000-2002, yang diikuti hingga usia 14 tahun sebagai bagian dari Studi Kelompok Milenium Inggris.

Mereka menemukan bahwa mereka yang disusui lebih lama tampil lebih baik pada serangkaian tes yang dilakukan pada usia 5, 7, 11 dan 14 tahun.

Hasilnya tidak dipengaruhi oleh kemampuan kognitif atau status sosial ekonomi ibu. Demikian seperti dilansir dari The Independent. 

Ilustrasi gambar ibu menyusui. (freepik)
Ilustrasi gambar ibu menyusui. (freepik)

Sementara penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi hubungan antara menyusui dan kecerdasan anak, hubungan sebab akibat telah diperdebatkan.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengelompokkan anak-anak menurut berapa lama mereka telah disusui saat bayi – dari kurang dari dua bulan hingga lebih dari 12 bulan.

Mereka melakukan tes yang mengukur kosakata, penalaran verbal dan keterampilan membaca anak-anak dan seberapa baik mereka dapat mengekspresikan diri. Anak-anak juga dinilai pada keterampilan pemecahan masalah spasial.

Mereka yang disusui selama 12 bulan atau lebih mendapat skor lebih tinggi di semua tes hingga usia 14 tahun.

Penulis penelitian mengatakan bahwa perbedaan skor tes antara kelompok-kelompok itu “kecil untuk seorang anak secara individu tetapi bisa menjadi penting pada tingkat populasi”.

Baca Juga: Jangan Pernah Memberi Susu Sapi Murni ke Bayi di Bawah 12 Bulan, Ini Alasannya

“Ada beberapa perdebatan tentang apakah menyusui bayi untuk jangka waktu yang lebih lama meningkatkan perkembangan kognitif mereka. Di Inggris, wanita yang memiliki kualifikasi pendidikan lebih dan lebih diuntungkan secara ekonomi cenderung menyusui lebih lama,” komentar para penulis.

“Selain itu, kelompok ini cenderung mendapat skor lebih tinggi pada tes kognitif. Perbedaan ini dapat menjelaskan mengapa bayi yang menyusui lebih lama memiliki hasil yang lebih baik dalam penilaian kognitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI