5 Langkah yang Harus Dilakukan Orangtua yang Memiliki Anak dengan Leukemia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 07 Juni 2022 | 14:39 WIB
5 Langkah yang Harus Dilakukan Orangtua yang Memiliki Anak dengan Leukemia
Ilustrasi leukemia alias kanker darah. (Dok. Envato)

Suara.com - Wajar bagi orangtua bingung ldan khawatir saat anaknya didiagnosis menderita leukemia atau kanker darah. Tapi hal yang selanjutnya perlu dilakukan adalah, bersikap tegar dan mendampingi anak menjalani pengobatan agar mereka bisa sembuh.

Dijelaskan Dokter Spesialis Anak Konsultan, dr. Dewi Anggraeni, Sp.A (K) dari Rumah Sakit Umum Persahabatan (RSUP) tingkat kesembuhan anak dengan leukemia sebesar 75 persen, dengan tingkat harapan hidup hingga 5 tahun.

Sehingga ia meminta orangtua tidak patah semangat, dengan melakukan berbagai tata cara penanganan anak dengan leukimia, seperti sebagai berikut:

Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

1. Harus Tahu Rencana Pengobatan
Anak dengan leukimia tidak perlu ada penanganan khusus, baik tidur, makan maupun kegiatan sama seperti anak pada umumnya. Tapi yang perlu dilakukan orangtua harus membuat rencana pengobatan untuk anaknya.

"Bedanya karena anak ini menderita penyakit leukimia, tentunya sebagai orangtua harus paham betul tentang penyakit yang diderita si anak ini, dan harus tahu juga rencana pengobatan seperti apa rencana bagaimana," ujar dr. Dewi dalam acara diskusi bersama Radio Kesehatan, Selasa (7/6/2022).

2. Kenali Risiko Infeksi
Orangtua perlu tahu saat anak menjalani kemoterapi, maka sistem kekebalan tubuh menurun drastis karena efek sel normal yang ikut rusak dan mati karena kemoterapi. Sehingga disarankan orangtua lebih protektif pada anaknya.

"Maksudnya jangan batuk pilek itu disepelekan, harus segera berobat, takutnya berdampak yang lebih buruk jika tidak tertangani," papar dr. Dewi

3. Ketahui Efek Samping Pengobatan
Efek samping pengobatan kanker leukemia seperti kemoterapi dan radiasi memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Apalagi efek samping ini bisa memperburuk keadaan jika tidak dikelola dengan baik.

"Misalnya nafsu makan berkurang, dibuat jadi ada variasi makanan, mengganti makanan, jangan sampai anak jatuh ke kondisi kurang gizi," terangnya.

4. Beri Pengertian ke Anak Tentang Kondisinya
Langkah ini bisa dilakukan pada anak yang sudah bisa diajak berpikir, seperti anak remaja yang bisa paham saat diberi pengertian. Orangtua jelaskan kondisinya, agar mengerti dan menjaga kondisinya agar tidak drop.

"Anak itu harus berpikir positif membantu proses kesembuhan, jadi kreativitas di rumah agar tidak bosan. Saat kemoterapi anak tidak sekolah, jadi dia lebih percaya diri agar anak tidak minder dengan teman-tamannya yang sehat," ungkapnya.

5. Persiapan Perawatan di Rumah Sakit
Kebanyakan anak kecil anak jenuh dan kesal jika terus-terusan di rumah sakit. Maka orangtua harus membuat anak sebisa mungkin nyaman saat menjalani pengobatan di rumah sakit, seperti membawa mainan, membawa buku kesukaan, hingga film yang disukai.

"Karena kadang perawatan di rumah sakit butuh waktu lama, harian atau mingguan. Jadi, persiapkan barang si anak yang perlu dibawa, seperti mainan, jadi anak nggak bosen," tutup dr. Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Ayah Tawarkan Anak Angkatnya untuk Diadopsi karena Sudah Punya 2 Anak Kandung

Geger Ayah Tawarkan Anak Angkatnya untuk Diadopsi karena Sudah Punya 2 Anak Kandung

Sumbar | Selasa, 07 Juni 2022 | 14:00 WIB

Manajemen Ungkap Rezky Aditya Kehilangan Banyak Job, Publik: Resiko Laki-laki Pengecut

Manajemen Ungkap Rezky Aditya Kehilangan Banyak Job, Publik: Resiko Laki-laki Pengecut

Riau | Selasa, 07 Juni 2022 | 13:51 WIB

Biadab, Ayah Tiri di Cianjur Perkosa Gadis 17 Tahun Hingga Hamil, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan

Biadab, Ayah Tiri di Cianjur Perkosa Gadis 17 Tahun Hingga Hamil, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan

Bogor | Selasa, 07 Juni 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB