Paman Sebut Sugar High Jadi Penyebab Kenakalan Pangeran Louis Saat Acara Jubilee

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2022 | 11:39 WIB
Paman Sebut Sugar High Jadi Penyebab Kenakalan Pangeran Louis Saat Acara Jubilee
Kate Middleton dan Pangeran Louis (Dok: Twittter/@fashiondiva1984)

Suara.com - Paman Pangeran Louis, Mike Tindall menyebut permen tinggi gula sebagai penyebab kenakalan keponakannya dalam acara Platinum Jubilee beberapa waktu lalu. Hal itu ia jelaskan dalam podcast terbaru yang dibagikan, Selasa kemarin.

Mantan pemain rugby itu mengatakan bagaimana kedia putrinya, Zara Tindall dan Lena juga bertindak 'nakal' selama acara Jubilee. Kata Mike, acara memang dipenuhi banyak permen, dan membuat anak-anak mengalami sugar high.

Sugar high atau sugar rush sendiri merupakan istilah yang merujuk pada kondisi hiperaktif yang terjadi akibat konsumsi gula berlebih.

"Ini (acara Jubilee) adalah waktu yang berat untuk mereka (anak-anak). Mereka semua masih muda dan acara berlangsung lama. Tetapi seperti yang ditahui semua orangtua, Anda hanya perlu melakukan apa pun yang perlu dilakukan," katanya dikutip dari New Idea, Kamis (9/6/2022).

Belum lama ini, bungsu Keluarga Cambridge tersebut menjadi perhatian publik saat perayaan Queen's Platinum Jubilee pekan lalu. Bocah berusia empat tahun itu beberapa kali terlihat membuat ekspresi menantang kepada sang ibu, yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Dan saat sang ibu Kate Middleton mencoba mendisiplinkan adik dari Pangeran George dan Putri Charlotte tersebut, Louis malah kembali bersikap melawan dengan menutup mulut ibunya sembari menjulurkan lidah.

Pangeran Louis juga tertangkap kamera menarik rambut perempuan lain dan mengarahkan hidungnya seraya menantang sang ibu.

Akibatnya, muncul perdebatan di media sosial apakah itu wajar dilakukan anak balita atau bukti bahwa Kate dan William gagal mendidik buah hatinya?

Menjawab pertanyaan itu, seorang terapis keluarga berbasis di California, Kaitlin Soule meyakinkan publik bahwa apa yang dilakukan Pangeran Louis adalah hal yang benar-benar normal dan sesuai dengan perkembangan usianya.

"Dengan anak-anak seusianya, normal di perkembangan mereka untuk mendorong batasan dan mencari tahu bagaimana berada di dunia. Dan mereka tak bisa melakukan itu tanpa mendorong batas," katanya dikutip dari New York Post, Rabu (8/6/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Louis Bungkam Mulut Ibunya di Depan Publik, Warganet Salahkan Pola Asuh Keluarga Kerajaan Inggris

Pangeran Louis Bungkam Mulut Ibunya di Depan Publik, Warganet Salahkan Pola Asuh Keluarga Kerajaan Inggris

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:37 WIB

Pangeran Louis Lagi-Lagi Berulah, Gaya Parenting Kate Middleton Jadi Sorotan

Pangeran Louis Lagi-Lagi Berulah, Gaya Parenting Kate Middleton Jadi Sorotan

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2022 | 15:12 WIB

Terpopuler: Gaya Parenting Kate Middleton Jadi Sorotan, Potret Cantik Mutiara Annisa Baswedan

Terpopuler: Gaya Parenting Kate Middleton Jadi Sorotan, Potret Cantik Mutiara Annisa Baswedan

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB