Alami Long Covid-19 Usai Terinfeksi, Konsumsi 3 Makanan Ini Bisa Bantu Pemulihan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:27 WIB
Alami Long Covid-19 Usai Terinfeksi, Konsumsi 3 Makanan Ini Bisa Bantu Pemulihan!
Ilustrasi gandum utuh (Pixabay.com)

Suara.com - Long Covid-19 adalah istilah untuk menggambarkan gejala virus corona yang berlangsung lebih dari 4 minggu setelah terinfeksi. Ada sejumlah gejala Long Covid-19, termasuk kelelahan, sesak napas, kabut otak, kecemasan, depresi, dan nyeri otot.

Diet yang tepat dapat memainkan peran penting dalam meredakan beberapa gejala Long Covid-19 ini dan membantu dalam proses pemulihan.

Diet yang tepat ini akan membantu otot Anda untuk membangun kembali, menjaga sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan tingkat energi Anda setelah mengalami Long Covid-19.

Berikut ini dilansir dari Times of India, makanan yang bisa dikonsumsi untuk membantu pemulihan Long Covid-19.

1. Karbohidrat gandum utuh untuk kelelahan

Kelelahan salah stau gejala utama Long Covid-19. Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, jenis karbohidrat yang Anda makan dapat memengaruhi tingkat energi Anda.

Studi telah menemukan bahwa diet rendah karbohidrat sederhana dapat meningkatkan kognisi, meningkatkan mood dan membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Pilihlah karbohidrat gandum utuh untuk memberikan tingkat energi yang berkelanjutan sepanjang hari, termasuk gandum utuh, gandum utuh, gandum hitam gandum utuh, millet, gandum utuh, quinoa, dan beras merah.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

2. Jeruk untuk kehilangan bau dan rasa

Kehilangan indera penciuman dan perasa adalah gejala umum Long Covid-19 lainnya. Ahli gizi merekomendasikan untuk membangunkan indra perasa Anda dengan memperkenalkan rasa yang kuat dalam makanan.

Anda dapat memasukkan rempah-rempah, buah jeruk, dan keju string dalam diet Anda untuk menambah rasa.

Jika Anda kehilangan berat badan karena nafsu makan yang buruk, cobalah makan makanan dalam jumlah kecil setiap beberapa jam.

3. Makanan kaya serat dan probiotik untuk kesehatan usus

Mayoritas sistem kekebalan tubuh terletak pada usus dan kesehatan usus penting untuk kekebalan. Anda harus memiliki keseimbangan bakteri usus yang baik dalam tubuh Anda.

Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mendukung mikrobioma, termasuk makanan kaya serat seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan makanan probiotik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Menyebut Pola Makan yang Penting bagi Penyintas Covid-19, Seperti Apa?

Pakar Menyebut Pola Makan yang Penting bagi Penyintas Covid-19, Seperti Apa?

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 15:11 WIB

Batuk Berdahak akibat Long Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!

Batuk Berdahak akibat Long Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 20:06 WIB

Epidemiolog Sebut Booster Bisa Cegah Long Covid dan Lindungi Kelompok Rentan yang Belum Divaksin

Epidemiolog Sebut Booster Bisa Cegah Long Covid dan Lindungi Kelompok Rentan yang Belum Divaksin

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 19:28 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB