Waspada, Perubahan pada Mata Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 13 Juni 2022 | 17:42 WIB
Waspada, Perubahan pada Mata Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung
Ilustrasi mata manusia (Pixabay.com/BarbaraALane)

Suara.com - Serangan jantung merupakan kondisi darurat medis yang sangat perlu dikenal gejalanya. Para ilmuwan pun sudah mengidentifikasi gejala serangan jantung yang lebih kuas.

Menurut temuan baru, perubahan pada mata yang terjadi sejak 5 tahun lalu bisa menjadi gejala serangan jantung. Perubahan ini dapat mengidentifikasi mereka yang berisiko tinggi terkena serangan jantung.

Menurut temuan studi baru, variasi pola vaskular sewa mungkin mencerminkan perkembangan penyakit jantung koroner yang merupakan prekursor utama serangan jantung.

Serangan jantung menyerang ketika arteri yang mensuplai jantung dengan darah kaya oksigen tersumbat sehingga menyebabkan organ mati.

Faktor risiko untuk kondisi tersebut, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, biasanya berkembang sepanjang hidup.

Ilustrasi serangan jantung. [Envato]
Ilustrasi serangan jantung. [Envato]

Saat ini, dokter menilai risiko serangan jantung dengan mengukur indeks massa tubuh, tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah seseorang.

Menurut temuan ilmiah baru-baru ini, perubahan pola pembuluh darah di retina mungkin muncul sejak beberapa tahun menjelang serangan jantung.

Perubahan ini dapat membantu para ahli merancang proses penyaringan sederhana di mana risiko serangan jantung dapat dihitung.

"Kami sudah tahu bahwa variasi dalam pembuluh darah retina mungkin bisa menggambarkan kondisi kesehatan kita," kata Ana Villaplana-Valesco, seorang mahasiswa PhD di Usher and Roslin Institutes, University of Edinburgh dikutip dari Express.

baca juga

Mengingat bahwa pencitraan retina adalah teknik non-invasif, peneliti memutuskan untuk menyelidiki manfaat kesehatan yang dapat kami peroleh dari gambar-gambar.

"Pertama kami mempelajari pola percabangan pembuluh darah vena dengan menghitung ukuran bernama dimensi fraktal dari data yang tersedia dari UK Biobank," jelasnya.

Data tersebut terdiri dari informasi epidemiologis demografis, klinis, pencitraan, dan genotipe untuk lebih dari 500 ribu peserta di seluruh Inggris.

Mereka menemukan bahwa pola percabangan pembuluh yang disederhanakan terkait dengan penyakit arteri koroner dan bisa menyebabkan serangan jantung.

Adapun beberapa gejala serangan jantung lainnya termasuk ketidaknyamanan dada, sesak napas, nyeri dan kelemahan bahu dan/atau lengan.

Dalam beberapa kasus, tanda-tanda ini dapat terjadi beberapa jam atau minggu sebelum kejadian. Sementara lainnya, mungkin mengalami gejala ini beberapa bulan sebelum serangan jantung.

Tanda-tanda lain seperti keluarnya keringat dingin, merasa mual atau pusing, mungkin juga merupakan gejala serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Panda Bisa Menganggu Penampilan, Apa Penyebabnya dan Bisakah Diatasi?

Mata Panda Bisa Menganggu Penampilan, Apa Penyebabnya dan Bisakah Diatasi?

Health | Senin, 13 Juni 2022 | 14:50 WIB

Kehilangan Sebelah Mata Akibat Penyakit Langka, Perempuan Ini Justru Jadikan Kondisinya Komedi

Kehilangan Sebelah Mata Akibat Penyakit Langka, Perempuan Ini Justru Jadikan Kondisinya Komedi

Lifestyle | Senin, 13 Juni 2022 | 13:48 WIB

Inilah 7 Cara Mudah Atasi Mata Panda, Segera Coba

Inilah 7 Cara Mudah Atasi Mata Panda, Segera Coba

Your Say | Senin, 13 Juni 2022 | 12:59 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×