Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2022 | 13:44 WIB
Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?
Ilustrasi ikan. (Unsplash.com/camila igisk)

Suara.com - Kita semua tahu bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat baik untuk kesehatan. Bahkan, beberapa jenis ikan juga merupakan sumber lemak sehat yang bahkan dapat membantu menangkal beberapa penyakit, seperti penyakit jantung.

Tapi, ternyata tak selamanya ikan baik untuk kesehatan. Penelitian terbaru dari Brown University dan National Cancer Institut menunjukan bahwa sering makan ikan dapat meningkatkan risiko terinfeksi kanker kulit.

Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Cancer Causes and Control pada 9 Juni 2022 lalu, yang melibatkan 491 ribu data orang Amerika berusia 50 hingga 71 tahun.

Ditemukan bahwa orang yang makan minimal dua porsi ikan per minggu rerata alami risiko melanoma (kanker kulit ganas) meningkat 22 persen, ditambah risiko berubah jadi sel kulit abnormal yang mengarah ke kanker kulit meningkat 28 persen.

Khusus untuk ikan tuna, orang yang mengonsumsi 3 atau 4 porsi per minggu, risiko melanoma meningkat 20 persen, dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi tuna sama sekali.

Meski penelitian ini membuktikan bahwa makan ikan dapat meningkatkan risiko kanker kulit, tapi para peneliti tidak meminta masyarakat untuk mengubah pola makan ikannya.

Ini karena perlu adanya penelitian lebih lanjut yang menjelaskan hubungan faktor risiko potensial. Ikan juga punya banyak manfaat kesehatan, seperti menyeimbangkan gula darah dan menurunkan kolesterol.

Apalagi penelitian juga menduga, bahwa tidak mungkin ikan itu sendiri yang menyebabkan kanker, tapi kemungkinan ada zat yang mengkontaminasi ikan seperti arsenik dan merkuri.

Ditambah penelitian sebelumnya menemukan bahwa kadar merkuri tinggi dalam tubuh manusia, dikaitkan dengan risiko kanker kulit yang tinggi.

Adapun penelitian dilakukan dengan cara melihat data dari 491 ribu orang yang mengidap melanoma atau kanker kulit yang jarang terjadi tapi sangat agresif dan berbahaya.

Dari data orang yang mengidap melanoma ini, lantas pola makan dan apa yang dikonsumsinya dilihat serta dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap melanoma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikan 'Sultan' dari Asahan Siap Tembus Pasar Internasional

Ikan 'Sultan' dari Asahan Siap Tembus Pasar Internasional

Sumut | Rabu, 15 Juni 2022 | 13:07 WIB

Epic! Saat Banjir, Ikan Tetangga Berenang ke Halaman Rumah

Epic! Saat Banjir, Ikan Tetangga Berenang ke Halaman Rumah

Video | Rabu, 15 Juni 2022 | 09:00 WIB

Unik, Toples Kerupuk Ini Justru Dijadikan Akuarium Ikan

Unik, Toples Kerupuk Ini Justru Dijadikan Akuarium Ikan

Jogja | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:44 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB