WHO Temukan Virus Cacar Monyet pada Air Mani Pasien, Bisakah Menular secara Seksual?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 13:18 WIB
WHO Temukan Virus Cacar Monyet pada Air Mani Pasien, Bisakah Menular secara Seksual?
cacar monyet dan cacar air (freepik)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang menyelidiki laporan bahwa virus cacar monyet yang ada dalam air mani pasien.

Hal itu terjadi karena 52 kasus cacar monyet atau monkeypox sudah terdeteksi di Inggris, yang meningkatkan total kasus menjadi 524 infeksi cacar monyet.

Dalam beberapa pekan terakhir, sekitar 1.600 kasus cacar monyet telah terdeteksi secara global. Jumlah ini pun mengkhawatirkan bagi para ahli.

Kini, WHO sedang menjajaki kemungkinan bahwa penyakit cacar monyet ini bisa menular secara seksual.

Banyak kasus dalam wabah cacar monyet sekarang ini menyerang pasangan seksual yang pernah kontak dekat secara seksual.

Air mani, sperma. (Shutterstock)
Air mani, sperma. (Shutterstock)

Badan kesehatan tersebut menegaskan bahwa virus cacar monyet cenderung ditularkan melalui kontak interpersonal yang dekat.

Dalam beberapa hari terakhir, para ilmuwan mengatakan mereka telah mendeteksi DNA virus cacar monyet dalam air mani beberapa pasien di Italia dan Jerman.

Catherine Smallwood, manajer insiden cacar monyet di WHO/Eropa, mengatakan tidak diketahui apakah laporan baru-baru ini berarti virus cacar monyet dapat ditularkan secara seksual.

 "Ini mungkin sesuatu yang tidak kita sadari dalam penyakit cacar monyet sebelumnya," kata Catherine Smallwood dikutip dari The Sun.

Petugas medis mengatakan Anda harus menghubungi klinik kesehatan seksual, jika Anda mengalami ruam atau lepuh. Selain itu, bila Anda telah melakukan kontak dengan seseorang yang menderita cacar monyet dalam tiga minggu terakhir.

Panduan ini juga berlaku bagi mereka yang pernah ke Afrika Barat atau Tengah dalam tiga minggu terakhir.

WHO juga memutuskan untuk mengganti nama virus cacar monyet ini menjadi hMPXV. Hal ini dilakukan setelah 30 ilmuwan mengajukan saran karena khawatir itu bisa memicu rasisme dan stigmatisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Teliti Sperma Terkait Dugaan Penularan Melalui Hubungan Seksul

WHO Teliti Sperma Terkait Dugaan Penularan Melalui Hubungan Seksul

Malang | Kamis, 16 Juni 2022 | 07:00 WIB

WHO Dalami Temuan Virus Cacar Monyet dalam Cairan Sperma Pasien

WHO Dalami Temuan Virus Cacar Monyet dalam Cairan Sperma Pasien

Jogja | Rabu, 15 Juni 2022 | 21:16 WIB

WHO Selidiki Temuan Virus Cacar Monyet di Cairan Sperma

WHO Selidiki Temuan Virus Cacar Monyet di Cairan Sperma

Lampung | Rabu, 15 Juni 2022 | 20:26 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB