Kourtney Kardashian Makan Telur Puyuh untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Itu Efeknya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 Juni 2022 | 17:45 WIB
Kourtney Kardashian Makan Telur Puyuh untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Itu Efeknya?
Travis Barker dan Kourtney Kardashian [Angela Weiss/AFP]

Suara.com - Saat ini, pasangan Kourtney Kardashian dan Travis Barker sedang berusaha memiliki seorang keturunan. Mereka pun cukup terbuka dengan program kesuburan kehamilannya melalui metode IVF yang sedang dijalani.

Baru-baru ini, Kourtney Kardashian mengungkapkan dirinya dan Travis Barker mencoba menjalani detoksifikasi tubuh untuk meningkatkan kesuburan.

Kourtney Kardashian dan Travis Barker pun harus menghindari hubungan seks, kafein dan alkohol untuk menjalani metode tersebut.

Selain itu, Kourtney Kardashian dan Travis Barker juga mengonsumsi telur puyuh untuk membantu meningkatkan kesuburannya.

"Saya juga harus mengonsumsi telur puyuh setiap harinya," kata Kourtney Kardashian dikutip dari Times of India.

Ilustrasi telur puyuh baik dikonsumsi anak-anak dan orang dewasa. (Shutterstock)
Ilustrasi telur puyuh (Shutterstock)

Kourtney Kardashian beranggapan bahwa makan telur puyuh kemungkinan lebih membantu bagi orang yang sedang ingin memiliki keturunan, dibandingkan telur biasa.

Meskipun beberapa orang percaya telur puyuh meningkatkan kesehatan seksual dan kesuburan, tetapi tidak ada bukti jelas mengenai hal tersebut.

Tamsin Jordan, ahli diet terdaftar tidak menjamin diet kesuburan ini dan mengatakan tidak ada bukti kuat kalau telur puyuh bisa meningkatkan kesuburan.

Menurut pakar kesehatan, faktor-faktor seperti fisiologi, genetika, makan makanan berserat tinggi dan kaya nutrisi, usia, dan kebiasaan gaya hidup juga memainkan peran penting dalam menentukan kesuburan.

baca juga

Jordan menjelaskan bahwa kandungan protein dalam telur puyuh memang bermanfaat untuk pembentukan otot, perbaikan jaringan, dan pertumbuhan. Tapi, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hubungan antara telur puyuh dan kesuburan.

Manfaat Telur Puyuh

Menurut WebMD, telur puyuh kaya akan protein, vitamin C dan vitamin A. Karena itu telur puyuh tidak hanya bagus untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, membantu pencernaan dan meningkatkan kekebalan, tetapi juga membantu mengobati alergi dan meningkatkan energi.

Makan 1 telur puyuh juga diketahui memberikan sejumlah besar vitamin B12, yang membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan kesehatan otak Anda. Selain itu, vitamin B12 juga membantu dalam perkembangan sel otak dan saraf serta pembuatan sel darah merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: TIngkat Kesuburan Lelaki Dipengaruhi Oleh Berat di Masa Kecil, Mengapa?

Studi: TIngkat Kesuburan Lelaki Dipengaruhi Oleh Berat di Masa Kecil, Mengapa?

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:33 WIB

Dapat Menghambat Sperma Masuk ke Rahim, Apakah Infeksi Jamur Vagina Bikin Sulit Hamil?

Dapat Menghambat Sperma Masuk ke Rahim, Apakah Infeksi Jamur Vagina Bikin Sulit Hamil?

Health | Minggu, 12 Juni 2022 | 16:21 WIB

Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Ada Korelasi?

Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Ada Korelasi?

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 18:18 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×