Kenali Gejala dan Penyebab Epilepsi, Jangan Panik dan Tetap Tenang

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 17 Juni 2022 | 19:01 WIB
Kenali Gejala dan Penyebab Epilepsi, Jangan Panik dan Tetap Tenang
Ilustrasi Epilepsi // Gejala dan Penyebab Epilepsi (Pixabay)

Suara.com - Epilepsi atau yang dikenal sebagai ayan, merupakan penyakit yang mempunyai komplikasi yang cukup berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat.

Gejala awal Epilepsi ditandai dengan terjadinya kejang pada tubuh yang bisa mengakibatkan kehilangan kesadaran.

Namun tidak semua seseorang yang mengalami kejang bisa dikatakan sebagai epilepsi, untuk itu perlu mengetahui apa itu epilepsi, gejala dan penyebab epilepsi.

Pengertian Epilepsi

Dilansir dari laman Halodoc.com, pengertian penyakit epilepsi atau ayan merupakan suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang.

Epilepsi menyerang atau terjadi pada seseroang yang mengalami kerusakan atau perubahan pada organ tubuh bagian otaknya karena di dalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf dan setiap sel saraf berkomunikasi dengan impuls.

Pada seseorang yang mempunyai penyakit Epilepsi, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan sehingga menyebabkan perilaku tubuh yang tidak terkendali.

Gejala Epilepsi

Epilepsi bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali orang tua atau anak kecil. Semua umur bisa mengidap penyakit ini.

baca juga

Beberapa gejala epilepsi atau ayan yang umumnya terjadi baik pada bayi, anak kecil maupun dewasa, di antaranya:

  1. Kebingungan
  2. Mata terlihat kosong (bengong)
  3. Gerakan menyentak tak terkendali pada tangan dan kaki
  4. Hilang kesadaran, bisa sementawa ataupun pada waktu yang lama
  5. Gejala psikis
  6. Kekakuan otot
  7. Gemetaran pada seluruh anggota tubuh termasuk wajah, lengan dan kaki
  8. Kesadaran hilang tiba-tiba yang membuat orang tersebut terjatuh

Penyebab Epilepsi

Banyak hal yang bisa menyebabkan Epilepsi. Namun secara garis besar, penyebab Epilepsi bisa terbagi dalam dua bagian, yaitu

1. Epilepsi Idiopatik

Epilepsi jenis ini tidak ketahui faktor penyebabnya apa, beberapa ahli menduga penyakit ini disebabkan karena faktor genetik (keturunan).

2. Epilepsi Simptopatik

Penyebab dari epilepsi jenis ini bisa diketahui. Epilepsi ini disebabkan oleh luka berat di kepala, tumor otak dan stroke.

Penyakit Epilepsi bisa menyerang seseorang kapan saja, untuk itu perlu mengetahui cara penanganan pertama jika terjadi serangan Epilepsi secara mendadak atau sedang kambuh. Berikut cara penanganan pertama epilepsi.

  • Jangan panik dan terus berada dengan orang tersebut
  • Hitunglah waktu kapan ia kejang
  • Longgarkan pakaiannya terutama bagian leher
  • Singkirkan benda-benda tajam dan berbahaya dari orang tersebut
  • Mintalah orang di sekitar Anda untuk mundur dan beri ruangan kosong untuk orang tersebut
  • Secara perlahan, baringkan orang tersebut dalam posisi miring secepat mungkin, taruh bantal (atau sesuatu yang lembut) di bawah kepalanya, dan buka rahangnya untuk membuka jalur pernapasan yang lebih baik sekaligus mencegah orang tersebut dari tersedak air liur atau muntah.
  • Terus berkomunikasi agar orang tersebut tetap sadar
  • Setelah sadar, jangan tinggalkan ia seorang diri. Terus berkomunikasi hingga ia merasa tenang dan nyaman.

Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat jika orang tersebut mengalami beberapa hal di bawah ini:

  • Kejang lebih dari 5 menit
  • Penafasan dan kesadaran tidak kembali setelah kejang
  • Demam tinggi
  • Kelelahan akibat panas
  • Sedang hamil
  • Diabetes

Demikian tadi ulasan mengenai Epilepsi, gejala dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegukan Terjadi Karena Diafragma Kejang, Benarkah Minum Air Bisa Meredakannya?

Cegukan Terjadi Karena Diafragma Kejang, Benarkah Minum Air Bisa Meredakannya?

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 16:12 WIB

Kenali 5 Tanda Bahaya pada Kehamilan, Bayi Kurang Bergerak dan Demam Tinggi

Kenali 5 Tanda Bahaya pada Kehamilan, Bayi Kurang Bergerak dan Demam Tinggi

Your Say | Minggu, 05 Juni 2022 | 10:52 WIB

April Jasmine Panik Anaknya Demam, Benarkah Panas Kejang Bisa Berulang?

April Jasmine Panik Anaknya Demam, Benarkah Panas Kejang Bisa Berulang?

Health | Jum'at, 03 Juni 2022 | 17:25 WIB

Punya Riwayat Stroke dan Jantung, Sopir Pejero Sempat Kejang-kejang Sebelum Terlibat Kecelakaan di Depan Menara Saidah

Punya Riwayat Stroke dan Jantung, Sopir Pejero Sempat Kejang-kejang Sebelum Terlibat Kecelakaan di Depan Menara Saidah

News | Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:28 WIB

3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang, Termasuk Masukkan Sendok ke Mulut

3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang, Termasuk Masukkan Sendok ke Mulut

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 11:23 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×