3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang, Termasuk Masukkan Sendok ke Mulut

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:23 WIB
3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang, Termasuk Masukkan Sendok ke Mulut
Ilustrasi anak sakit

Suara.com - Banyak orangtua tidak tahu harus berbuat apa saat anak mengalami kejang. Orangtua juga akan merasa tidak tega saat anak kesakitan, yang hasilnya membuat orangtua panik hingga berisiko menangani anak dengan cara yang salah.

Anak dikatakan kejang jika tubuhnya kaku, dan dilanjutkan gerakan menyentak di seluruh tubuh, seperti di wajah, leher hingga tangan. Umumnya kejang pada anak usia enam bulan hingga enam tahun terjadi saat demam.

Tapi secara umum kejang bisa disebabkan epilepsi, hipoglikemia, hipoksia, hipotensi, tumor otak, meningitis, ketidakseimbangan elektrolit hingga overdosis obat.

Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria melalui konten edukasi di Instagramnya @dr.lucky.sp.a, dikutip Suara.com, Rabu (25/5/2022) menyebut ada tiga pantangan yang tidak boleh dilakukan orangtua saat anak alami kejang, sebagai berikut:

Ilustrasi anak sakit

1. Panik
Tetap tenang, menurut dr. Lucky, jadi cara terbaik agar orangtua tetap waspada mengawasi dan memantau kondisi anak, saat tenang orangtua juga akan membuat keputusan terbaik.

"Panik ini biasanya tanda kalau kita belum ngerti ilmunya, jadi pas anak kejang nggak tahu mau ngapain, cemas ketakutan. Nah, biar nggak panik belajar," jelas dr. Lucky.

2. Masukan Sesuatu ke Mulut Anak
Di Indonesia masih banyak mitos saat anak kejang disarankan memasukan sendok hingga jari tangan ke mulut anak, tujuannya agar lidah tidak tergigit. Padahal kata dr. Lucky tindakan ini berbahaya, karena menghalangi jalur napas anak.

"Lebih baik lidah kegigit daripada gigi patah, gusi luka, rahang bermasalah, atau dia tersedak jadi susah napas, gara-gara ada sesuatu dalam mulutnya," katanya.

3. Menahan Badan Anak
Kejang berupa sentakan membuat orangtua khawatir anak terjatuh, sehingga badan ditahan agar sentakan tidak berlebihan.

baca juga

Padahal ini tidak perlu dilakukan, tapi pastikan lingkungan di sekitar anak aman, diberi pejaga agar anak tidak jatuh, tapi bukan dengan cara mendekap atau menahan badan anak.

"Biarin aja dia kejang dengan bebas, yang perlu kita lakukan adalah cukup menjaga lingkungan sekitar tetap aman, longgarin bajunya, dan tetap dipantau selama kejang berlansung," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Harus Berusaha Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Anak-anaknya

Orangtua Harus Berusaha Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Anak-anaknya

Your Say | Senin, 23 Mei 2022 | 14:36 WIB

Aksi Bocil Kelas 1 SD Angkat Motor Jadi Tontonan Temannya, Warganet Pertanyakan Orangtua Bocah

Aksi Bocil Kelas 1 SD Angkat Motor Jadi Tontonan Temannya, Warganet Pertanyakan Orangtua Bocah

Otomotif | Senin, 23 Mei 2022 | 09:48 WIB

7 Adab Kepada Orangtua Menurut Agama Islam yang Wajib Diperhatikan

7 Adab Kepada Orangtua Menurut Agama Islam yang Wajib Diperhatikan

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:54 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×