Infeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Pada Orang yang Belum Divaksinasi Berisiko Lahirkan Varian Baru Virus Corona

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:24 WIB
Infeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Pada Orang yang Belum Divaksinasi Berisiko Lahirkan Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi Infeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5. (Freepik)

Suara.com - Covid-19 Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 mampu melewati antibodi dari vaksin yang ada saat ini karena membawa sebagian gen mutasi dari Delta L452. Akibatnya, BA.4 dan BA.5 lebih cepat masuk ke tubuh manusia karena mudah terikat dengan reseptor ACE-2, enzim yang menempel pada organ.

Saat sudah di dalam tubuh, kedua subvarian Omicron itu juga memiliki karakteristik sangat cepat bersirkulasi atau menyebar ke berbagai organ.

"Dikombinasikan lagi dengan kemampuan L452 dengan mutasi L486 yang juga mampu menurunkan efikasi antibodi, baik dari infeksi maupun vaksinasi. Kombinasi kedua itu yang menyebabkan kita melihat bahwa kemampuan BA.4 dan BA.5 melakukan kerusakan atau perbanyakan di jaringan paru yang akhirnya menyebabkan gejala cukup berat di paru, itu bisa terjadi sama seperti waktu Delta," jelas Epidemiolog Universitas Griffith Australia dr. Dicky Budiman melalui pesan singkatnya, Senin (20/6/2022).

Infeksi ulang juga bisa terjadi akibat paparan BA.4 dan BA.5 tersebut. Bahkan, dr. Dicky mengungkapkan, orang yang mengalami reinfeksi Covid-19 akibat BA.4 dan BA.5 ada kemungkinan mengalami gejala lebih parah dari sebelumnya.

Data penelitian terkait Covid-19 tercatat, imbuhnya, orang dengan antibodi virus corona yang sudah menurun atau belum divaksinasi bisa menyebabkan BA.4 dan BA.5 bersirkulasi di dalam tubuh selama 10 hari.

"Artinya, dia bisa menjadi tempat virus ini bermutasi. Yang dikhawatirkan kalau menimpa orang dengan sistem imunitasnya rusak, seperti pasien HIV, itu bisa lebih lama, berbulan-bulan. Bahkan bisa melahirkan suatu varian yang merugikan," ujarnya.

Sedangkan pada orang yang masih memiliki kekebalan tubuh tinggi atau sudah divaksinasi 2 dosis, sirkulasi virus corona BA.4 dan BA.5 diperkirakan hanya satu hari. Sehingga, kemungkinan pasien tidak bergejala.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya mitigasi dengan peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 hingga 3 dosis.

"Itu yang memberikan proteksi, khususnya booster dikejar dengan vaksinasi MrNa setidaknya 50 persen dari populasi," pesannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Melonjak, Simak Aturan Masa Karantina Omicron BA.4 dan BA.5

Covid-19 Melonjak, Simak Aturan Masa Karantina Omicron BA.4 dan BA.5

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 13:45 WIB

Cegah Lonjakan COVID-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dengan Perbaiki Sistem Surveilans

Cegah Lonjakan COVID-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dengan Perbaiki Sistem Surveilans

Lampung | Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:47 WIB

Kasus COVID-19 Naik, IDI Lampung: Masyarakat Terlalu Euforia Anggap COVID-19 Sudah Tidak Ada

Kasus COVID-19 Naik, IDI Lampung: Masyarakat Terlalu Euforia Anggap COVID-19 Sudah Tidak Ada

Lampung | Jum'at, 17 Juni 2022 | 18:29 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:19 WIB

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:13 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

×