Alasan Mengapa Orang Marah Jadi Sensitif dan Lebih Mudah Menangis

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:56 WIB
Alasan Mengapa Orang Marah Jadi Sensitif dan Lebih Mudah Menangis
Ilustrasi menangis.[Pexels/Elijah O'Donnell]

Suara.com - Marah dan kecewa adalah perasaan normal yang bisa dialami semua orang baik anak maupun orang dewasa.

Bentuk marah juga beragam, ada yang memilih diam seribu bahasa, namun ada juga yang berpotensi melakukan tindakan agresif.

Namun bagi beberapa orang lainnya, luapan amarah bisa berubah dan menjadi tangisan yang tak terbendung.

Dikutip dari Alo Dokter, menangis sendiri merupakan reaksi alami manusia untuk mengungkapkan suasana hatinya.

Menangis tidak hanya terjadi saat merasa sedih, terharu, atau bahagia saja. Menangis juga bisa terjadi saat sedang marah dan kecewa.

Lalu pertanyaannya, mengapa seseorang menjadi lebih mudah menangis saat marah?

Ilustrasi menangis (pixabay)
Ilustrasi menangis (pixabay)

Lebih lanjut, laman tersebut menyebut bahwa pada dasarnya manusia lebih mudah mengekspresikan rasa marah daripada menunjukkan dan mengakui perasaan sedih serta kecewa.

Rasa marah ini dapat diluapkan dengan banyak cara mulai dari berperilaku agresif, mengeluarkan kritik, atau menunjukkan rasa cemas.

Namun pada beberapa kondisi, seseorang mungkin tidak memiliki tenaga lagi untuk meluapkan rasa marah tersebut, hingga akhirnya berujung dengan menitikan air mata.

Di samping itu, perasaan marah dan sedih sering kali disebabkan oleh situasi yang sama, misalnya dipermalukan, dikhianati, diperlakukan tidak adil, penolakan, atau penghinaan. Maka wajar untuk muncul dua emosi dalam satu waktu.

Menangis ketika marah merupakan cara untuk menenangkan diri. Menangis dapat mengubah fokus kita dari yang awalnya terpusat pada masalah menjadi mengatur dan mengontrol napas.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa saat seseorang menangis, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin dan prolaktin, yang dapat memperlambat detak jantung dan membuat tubuh lebih tenang serta relaks.

Hal yang perlu diingat adalah, marah dan menangis bukan sebuah kesalahan dan bukan tanda kelemahan. Reaksi tersebut merupakan tanda bahwa seseorang punya perasaan dan mampu meluapkan emosi yang sedang dirasakan dengan baik.

Akan tetapi, marah dan menangis pada situasi yang tidak tepat, misalnya saat berada di tempat umum, mungkin akan terasa tidak nyaman. Untuk mengendalikan kedua emosi ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Hentikan aktivitas yang sedang dilakukan dan pergilah ke tempat yang lebih nyaman.
  • Tarik napas dalam-dalam dan embuskan secara perlahan. Lakukan selama beberapa kali.
  • Ucapkan di dalam hati atau secara langsung kata-kata yang membuat lebih tenang, contohnya “Santai dulu, jangan gegabah, ya”.
  • Cobalah pikirkan suatu hal yang dapat menciptakan perasaan tenang, misalnya desiran ombak di pantai atau rimbun pepohonan.
  • Jika sudah tenang, ceritakan emosimu pada orang yang dipercaya atau menuliskannya di dalam jurnal.
  • Jika merasa kesulitan untuk mengontrol amarah dan menangis secara berlebihan hingga sudah menggangu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
  • Dikhawatirkan, kondisi yang dialami merupakan gejala depresi yang perlu segera mendapatkan penanganan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Lagi, Paket COD Sudah Dibuka tapi Tak Mau Bayar, Bapak ini Malah Minta Kurir Bilang Penipuan ke Bosnya

Terjadi Lagi, Paket COD Sudah Dibuka tapi Tak Mau Bayar, Bapak ini Malah Minta Kurir Bilang Penipuan ke Bosnya

Hits | Selasa, 21 Juni 2022 | 17:20 WIB

Orang Tua Tak Hadir, Siswa Ini Menangis di Hari Wisuda Dipelukan Sang Kakak

Orang Tua Tak Hadir, Siswa Ini Menangis di Hari Wisuda Dipelukan Sang Kakak

Your Say | Selasa, 21 Juni 2022 | 15:44 WIB

Perempuan Menangis Saat Naik Ojek Online, Reaksi Driver Malah Bikin Makin Kejer: Makasih Pak

Perempuan Menangis Saat Naik Ojek Online, Reaksi Driver Malah Bikin Makin Kejer: Makasih Pak

News | Senin, 20 Juni 2022 | 21:36 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB