5 Cara Mengatasi Bintitan agar Sembuh Lebih Cepat

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:25 WIB
5 Cara Mengatasi Bintitan agar Sembuh Lebih Cepat
Ilustrasi gambar (freepik)

Suara.com - Bintitan atau yang disebut hordeolum ini adalah benjolan merah yang menyakitkan yang dapat terjadi di bawah kelopak mata (hordeolum internal ) atau di dasar bulu mata (ordeolum eksternal). Adakah cara mengatasi bintitan? Yuk perhatikan ulasannya berikut ini.

Diketahui, bintitan ini muncul karena infeksi bakteri pada kelenjar penghasil minyak kelopak mata yang disebabkan oleh gaya hidup atau kondisi medis tertentu seperti peradangan kelopak mata (blepharitis), dermatitis seboroik, rosacea, diabetes, dan faktor gaya hidup seperti penggunaan lensa kontak serta penggunaan riasan lama.

Untuk mengatasi bintitan harus disesuaikan dengan tingkat keparahan dan penyebabnya. Bagi Anda atau orang sekitar Anda yang sedang mengalami mata bintitan, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara pengobatan rumahan. Nah melansir dari sejumlah sumber, berikut ini cara mengatasi bintitan melalui pengobatan rumahan.

Cara Mengatasi Bintitan

1. Rutin Membersihkan Wajah

Pastikan untuk menjaga bagian mata Anda dari bakteri dan selalu pastikan juha untuk mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. Anda harus mencuci muka, termasuk area mata, setiap hari. Pilih tisu kelopak mata atau pembersih wajah ringan yang tidak mengandung butiran atau partikel bertekstur. Anda bisa menggunakan shampo bayi bebas air mata seperti sampo bayi Johnson adalah pilihan yang baik. 

Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)
Ilustrasi mata bintitan. (Shutterstock)

2. Terapkan Kompres Hangat

Mengompres air hangat dapat membantu mengurangi peradangan dan mengecilkan benjolan.  Untuk membuat kompres hangat, panaskan handuk basah dalam microwave sampai hangat, atau celupkan ke dalam air panas dan peras. Pastikan handuk hangat, tidak panas. Beberapa bintitan mulai menyusut setelah beberapa hari perawatan ini.

3. Oleskan Kantong Teh Hangat

Obat alami populer lainnya yang dapat Anda coba di rumah adalah dengan mengoleskan kantong teh hangat ke mata Anda. Anda dapat menerapkannya selama sekitar 10 hingga 15 menit setiap kali, atau sampai tidak lagi hangat.

Beberapa jenis teh dipercaya memiliki khasiat penyembuhan yang dapat membantu menenangkan kelopak mata Anda. Misalnya, teh hijau diketahui memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi, dengan teh matcha menjadi bentuk teh hijau yang lebih kental. 

4. Pijat

Sebelum pijat area mata, pastikan untuk membersihkan wajah dan tangan Anda terlebih dulu. Anda dapat memijat lembut area di sekitar kelopak mata dengan tangan untuk melancarkan drainase. Anda harus memijat area sekitarnya dengan hati-hati untuk membantu melonggarkan dan melepaskan bahan yang terinfeksi dengan sendirinya.

Saat yang tepat untuk melakukannya adalah setelah Anda mengoleskan kompres hangat atau kantong teh hangat, karena kelopak mata Anda akan lebih rileks.

5. Hindari Memakai Riasan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bintitan Selama Berbulan-bulan Ternyata Gara-gara Penyakit Kalazion, Kenali Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

Bintitan Selama Berbulan-bulan Ternyata Gara-gara Penyakit Kalazion, Kenali Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 07:15 WIB

Sebanyak 14 Persen Orang di Dunia Pernah atau Sedang Menderita Penyakit Lyme

Sebanyak 14 Persen Orang di Dunia Pernah atau Sedang Menderita Penyakit Lyme

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 16:04 WIB

Waspada Recreational Water Illness Ketika Berenang di Kolam Umum, Infeksi yang Menular Lewat Air!

Waspada Recreational Water Illness Ketika Berenang di Kolam Umum, Infeksi yang Menular Lewat Air!

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 22:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB