Dokter Ungkap Bahaya Konsumsi Ikan Asin Berlebihan: Bisa Sebabkan Kanker Nasofaring

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 23 Juni 2022 | 15:05 WIB
Dokter Ungkap Bahaya Konsumsi Ikan Asin Berlebihan: Bisa Sebabkan Kanker Nasofaring
Ilustrasi ikan asin. (Shutterstock)

Suara.com - Meski nikmat, konsumsi ikan asin secara berlebihan ternyata dapat berisiko menyebabkan kanker nasofaring. Hal itu dikatakan oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia atau YKI, Profesor Aru Sudoyo.

Berbicara dalam acara webinar, Kamis (23/6/2022), Profesor Aru mengatakan bahwa ikan asin mengandung senyawa nitrosamin yang dapat menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai senyawa nitrosamin, yang berasal dari zat karsinogenik dan secara alami ada dalam ikan tersebut. Nitrosamin sebenarnya tidak hanya ada pada ikan asin tetapi juga daging maupun makanan olahan mengandung karsinogenik lainnya.

"Daging atau makanan yang diolah secara proses tidak baik ataupun yang diproses secara umum, sebagai contoh daging yang diproses itu bisa saja seperti sosis, itu menggunakan bahan nitras. Itu adalah bahan karsinogenik," jelasnya.

Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8).
Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8).

Proses pengolahan ikan asin yang berkali-kali dan butuh waktu lama itu, kata Profesor Aru, menyebabkan senyawa nitrosamin keluar dan bisa menyebabkan kanker, terutama di nasofaring.

Ia pun menyebut bagaimana senyawa nitrosamin lebih mungkin sebabkan kanker nasofaring daripada kanker lambung karena kebiasaan orang Indonesia yang sering mengonsumsi ikan asin dengan nasi panas.

"Nasi panas itu ada uap lagi yang dapat membawa nitrosamin ke nasofaring," jelasnya.

Meski begitu, ikan asin bukan menjadi penyebab satu-satunya kanker nasofaring. Ia menyampaikan bahwa 90 persen penyebab kanker adalah gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, obesitas, jarang olahraga, serta konsumsi alkohol.

Hal itu bukan berarti setiap orang yang mengonsumsi ikan asin akan mengidap kanker nasofaring. Apalagi jika jumlah nitrosamin yang terkandung kecil dan masih bisa ditangani tubuh sebelum senyawa berkembang menjadi sel kanker.

baca juga

"Saya tidak mengatakan jangan konsumsi ikan asin. Nikmati saja, sekali-sekali tidak apa-apa. Asal jangan berlebihan," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Ikan Asin di Aceh Timur Turun Drastis, dari 10 Ton Kini Hanya 200 Kg, Ini Penyebabnya

Produksi Ikan Asin di Aceh Timur Turun Drastis, dari 10 Ton Kini Hanya 200 Kg, Ini Penyebabnya

Sumut | Kamis, 09 Juni 2022 | 19:09 WIB

Peneliti Temukan Pengobatan Baru agar Pasien Kanker Usus Besar Stadium II Tak Perlu Kemoterapi

Peneliti Temukan Pengobatan Baru agar Pasien Kanker Usus Besar Stadium II Tak Perlu Kemoterapi

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 16:30 WIB

Selain Indah, Tanaman Dandelion Bisa Bunuh Sel Kanker dalam 48 Jam!

Selain Indah, Tanaman Dandelion Bisa Bunuh Sel Kanker dalam 48 Jam!

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 13:56 WIB

Terkini

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

×