facebook

Dokter Ungkap Bahaya Konsumsi Ikan Asin Berlebihan: Bisa Sebabkan Kanker Nasofaring

Risna Halidi | Lilis Varwati
Dokter Ungkap Bahaya Konsumsi Ikan Asin Berlebihan: Bisa Sebabkan Kanker Nasofaring
Ilustrasi ikan asin. (Shutterstock)

Profesor Aru mengatakan bahwa ikan asin mengandung senyawa nitrosamin yang dapat menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker.

Suara.com - Meski nikmat, konsumsi ikan asin secara berlebihan ternyata dapat berisiko menyebabkan kanker nasofaring. Hal itu dikatakan oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia atau YKI, Profesor Aru Sudoyo.

Berbicara dalam acara webinar, Kamis (23/6/2022), Profesor Aru mengatakan bahwa ikan asin mengandung senyawa nitrosamin yang dapat menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai senyawa nitrosamin, yang berasal dari zat karsinogenik dan secara alami ada dalam ikan tersebut. Nitrosamin sebenarnya tidak hanya ada pada ikan asin tetapi juga daging maupun makanan olahan mengandung karsinogenik lainnya.

"Daging atau makanan yang diolah secara proses tidak baik ataupun yang diproses secara umum, sebagai contoh daging yang diproses itu bisa saja seperti sosis, itu menggunakan bahan nitras. Itu adalah bahan karsinogenik," jelasnya.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Peneliti Menyuntikkan Virus untuk Membunuh Sel Kanker pada Manusia, Seberapa Ampuh?

Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8).
Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8).

Proses pengolahan ikan asin yang berkali-kali dan butuh waktu lama itu, kata Profesor Aru, menyebabkan senyawa nitrosamin keluar dan bisa menyebabkan kanker, terutama di nasofaring.

Ia pun menyebut bagaimana senyawa nitrosamin lebih mungkin sebabkan kanker nasofaring daripada kanker lambung karena kebiasaan orang Indonesia yang sering mengonsumsi ikan asin dengan nasi panas.

"Nasi panas itu ada uap lagi yang dapat membawa nitrosamin ke nasofaring," jelasnya.

Meski begitu, ikan asin bukan menjadi penyebab satu-satunya kanker nasofaring. Ia menyampaikan bahwa 90 persen penyebab kanker adalah gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, obesitas, jarang olahraga, serta konsumsi alkohol.

Hal itu bukan berarti setiap orang yang mengonsumsi ikan asin akan mengidap kanker nasofaring. Apalagi jika jumlah nitrosamin yang terkandung kecil dan masih bisa ditangani tubuh sebelum senyawa berkembang menjadi sel kanker.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Soal Comeback Ari Lasso, Hiatus Gegara Sakit Kanker

"Saya tidak mengatakan jangan konsumsi ikan asin. Nikmati saja, sekali-sekali tidak apa-apa. Asal jangan berlebihan," pesannya.

Komentar