Duh! Iduladha Disebut Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:59 WIB
Duh! Iduladha Disebut Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia
Para petugas karantina hewan sedang menyemprotkan obat bagi hewan kurban sapi yang tiba melalui Pelabuhan Sekupang. [Suara.com/Partahi]

Suara.com - Ahli Virologi Prof. Dr.drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika mengakui jika perayaan Hari Raya Iduladha bisa jadi salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 di masyarakat.

Bahkan Iduladha juga bisa jadi pintu masuk penyebaran varian Omicron BA.4 dan BA.5, karena mobilitas atau pergerakan masyarakat yang tinggi saat itu.

"Memang Iduladha dapat menjadi pintu masuk, tapi semoga kita setelah Iduladha dapat memasuki situasi endemi," ujar Prof. Mahardika dalam acara diskusi, Jumat (24/6/2022).

Ia menambahkan, sejauh ini perkembangan atau kenaikan kasus Covid-19 masih dalam tahap wajar atau terkendali. Apalagi ia masih melihat pola peningkatan kasus yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Jadi polanya memang seperti ini, di Indonesia tahun lalu Juni-Juli kasusnya meningkat. Kalau di luar negeri kasus meningkat pada Mei-Juni, jadi sejauh ini masih tahap yang wajar menurut saya," terangnya.

Menurutnya meningkatkan jumlah vaksinasi Covid-19 masih jadi solusi utama untuk menekan kasus parah atau bergejala berat, terlebih vaksinasi booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga sangat berguna untuk mempertahankan antibodi melawan virus SARS CoV 2.

"Karena sudah 2 tahun kita cukupkan saja dan saya optimis bahwa vaksin sudah menekan risiko kita masuk rumah sakit, dan rumah sakit juga telah bekerja dengan optimal dan berfungsi dengan baik, patut kita syukuri," jelas Prof. Mahardika.

Guru Besar Universitas Udayana ini juga meyakini pemerintah akan terus memantau perkembangan Covid-19 di masyarakat, terlebih jelang Iduladha. Bahkan tidak menutup kemungkinan pemerintah bisa menarik rem darurat bahkan di H-1.

"Tentu saja pemerintah akan mengevaluasi perkembangan sampai H-1, jika barangkali ada emergensi maka 'rem darurat' akan kita keluarkan,"  tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

143 Orang Terinfeksi Omicron Subvarian BA4 dan BA5 di Indonesia

143 Orang Terinfeksi Omicron Subvarian BA4 dan BA5 di Indonesia

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:47 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta Lonjakan Kasus Covid-19: Belum Vaksin Booster Tingkatkan Risiko Infeksi Omicron BA.4 dan BA.5

Kemenkes Ungkap Fakta Lonjakan Kasus Covid-19: Belum Vaksin Booster Tingkatkan Risiko Infeksi Omicron BA.4 dan BA.5

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 06:55 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak Jelang Hari Raya Idul Adha 2022, Apakah Pembatasan Mobilitas Kembali Diberlakukan?

Kasus Covid-19 Melonjak Jelang Hari Raya Idul Adha 2022, Apakah Pembatasan Mobilitas Kembali Diberlakukan?

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 05:05 WIB

Terkini

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

×