Virus Polio Bisa Sebabkan Kelumpuhan, Waspadai 6 Tandanya

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2022 | 09:38 WIB
Virus Polio Bisa Sebabkan Kelumpuhan, Waspadai 6 Tandanya
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Suara.com - Polio adalah virus yang menyerang sistem saraf. Pada beberapa kasus yang ekstrim, virus polio ini bisa menyebabkan kelumpuhan.

Kebanyakan orang akan terlindungi dari penyakit ini bila suntik vaksin virus polio, yang masuk dalam daftar jadwal rutin vaksin untuk anak-anak.

Sampel penyakit polio ini pun telah terdeteksi di London Utara dan Timur. Tetapi, petugas medis telah memperingatkan bahwa hanya 1 dari 10 anak di ibu kota usia 5 tahun yang belum vaksin virus polio tersebut.

Kepala kesehatan telah mendesak orang tua untuk memeriksa catatan dan memastikan anak-anak mendapatkan informasi mengenai vaksin virus polio tersebut.

Karena dilansir dari The Sun, kebanyakan orang yang terkena polio tidak mengalami gejala apapun, tetapi beberapa orang mungkin akan mengalami gejala ringan seperti flu.

Ilustrasi virus polio (Shutterstock)
Ilustrasi virus polio (Shutterstock)

Saat anak-anak terkena virus polio, gejala yang dialami mereka mungkin sama seperti orang dewasa. Adapun gejala virus polio yang harus diwaspadai, termasuk:

  1. Demam tinggi
  2. Kelelahan
  3. Sakit kepala
  4. Rasa sakit
  5. Leher kaku
  6. Nyeri otot

Gejala-gejala ini biasanya akan berlangsung selama sekitar sepuluh hari. Dalam kasus yang jarang terjadi, polio dapat menyebabkan orang mengalami kesulitan menggunakan otot mereka.

Gejala ini biasanya terasa pada kaki dan bisa terjadi selama berjam-jam atau bahkan selama beberapa hari.

Petugas medis mengatakan bahwa dalam banyak kasus, ini tidak permanen dan gerakan biasanya kembali dalam beberapa minggu atau bulan.

Tapi, kondisi ini bisa mengancam jiwa jika kelumpuhan mempengaruhi otot-otot yang digunakan untuk bernapas.

Imunisasi polio (Shutterstock)
Imunisasi polio (Shutterstock)

Karena itu, Anda harus memperhatikan tanda-tandanya. Terlebih, polio bisa menyebabkan kesulitan jangka panjang atau seumur hidup bagi mereka yang terkena.

NHS mengatakan bahwa beberapa orang mungkin lumpuh secara permanen dan lainnya mengalami masalah kesehatan yang membutuhkan perawatan medis jangka panjang.

Masalah-masalah ini dapat berkisar dari kelemahan otot, masalah dengan persendian Anda, dan kesulitan menelan. Jika Anda pernah terkena polio, Anda bisa mengalami gejala yang serupa atau lebih buruk.

Meskipun ini jarang terjadi, mereka yang menderita polio mungkin mengalami kelelahan yang terus-menerus, kelemahan otot, otot yang menyusut, nyeri otot dan sendi, serta sleep apnea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Virus Polio di Inggris, Diduga Bersumber dari Tempat Pengolahan Limbah

Muncul Virus Polio di Inggris, Diduga Bersumber dari Tempat Pengolahan Limbah

Malang | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:24 WIB

Inggris Ungkap Kembali Penemuan Virus Polio, Berpotensi Menyebar Dengan Cepat?

Inggris Ungkap Kembali Penemuan Virus Polio, Berpotensi Menyebar Dengan Cepat?

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 12:10 WIB

Virus Polio Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Serius, Kenali Gejala dan Penularannya!

Virus Polio Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Serius, Kenali Gejala dan Penularannya!

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:07 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB