Virus Polio Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Serius, Kenali Gejala dan Penularannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:07 WIB
Virus Polio Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Serius, Kenali Gejala dan Penularannya!
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Suara.com - Virus polio adalah penyakit menular yang memiliki kemampuan untuk membuat pasien lumpuh. Virus polio merupakan penyakit yang sangat menular dan menyebar melalui kontak orang ke orang.

Virus polio ini hidup di tenggorokan dan usus orang yang terinfeksi. Seseorang bisa menularkan virus polio itu ke orang lain, bahkan jika mereka tidak merasakan gejala.

Gejala virus polio ini biasanya muncul 6 sampai 20 hari yang mungkin akan bertahan selama kisaran 3 sampai 35 hari.

Virus polio ini bisa menular ke orang lain dengan dua cara, yakni penularan melalui kotorannya dan menelan air atau makanan yang terkontaminasi.

Hal ini lebih berisiko terjadi di darah dengan tingkat kebersihan yang buruk atau sistem air bersih yang buruk.

Anda juga bisa tertular virus polio setelah seseorang bersin atau batuk. Jika Anda terkena tetesan dahak atau lendir orang yang terinfeksi di mulut atau hidung Anda, Anda bisa terinfeksi virus polio tersebut.

Dilansir dari The Sun, kebanyakan orang yang terinfeksi virus polio tidak akan memiliki tanda-tanda penyakit atau hanya gejala ringan.

Ilutrasi virus polio (Shutterstock)
Ilutrasi virus polio (Shutterstock)

Jika gejala memang terjadi, biasanya muncul sekitar 7 hingga 10 hari setelah terpapar virus polio. Gejala ini juga bisa bertahan selama 35 hari. Gejala awal virus polio biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 10 hari, seperti:

  1. Kelelahan
  2. Demam
  3. Sakit kepala
  4. Leher kaku
  5. Nyeri di lengan dan kaki
  6. Muntah

Meskipun beberapa orang bisa sembuh dari penyakit ini, virus polio bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. Adapun masalah kesehatan yang bisa berkembang cepay akibat virus polio, seperti:

baca juga
  1. Mati rasa, kesemutan di kaki atau lengan
  2. Kelumpuhan di kaki, lengan atau dada
  3. Kesulitan bernapas karena kelumpuhan otot di paru-paru
  4. Kematian ketika otot-otot yang Anda gunakan untuk bernapas menjadi lumpuh

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, segera dapatkan bantuan medis. Meskipun tidak ada obat untuk polio, ada baiknya untuk memastikan Anda dan orang di sekitar telah divaksinasi.

Vaksin bisa melindungi Anda dari virus polio selama 10 tahun dan setelah itu Anda akan membutuhkan vaksin booster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Terserang Penyakit Menular, Jemaah Haji Indonesia Diminta Disiplin Gunakan Masker

Cegah Terserang Penyakit Menular, Jemaah Haji Indonesia Diminta Disiplin Gunakan Masker

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 20:05 WIB

Dunia Sudah Tidak Sama Lagi Seperti Sebelum Pandemi COVID-19, Rentan Penyakit Menular

Dunia Sudah Tidak Sama Lagi Seperti Sebelum Pandemi COVID-19, Rentan Penyakit Menular

News | Selasa, 07 Juni 2022 | 09:18 WIB

WHO: Tidak Ada Bukti Virus Cacar Monyet telah Bermutasi

WHO: Tidak Ada Bukti Virus Cacar Monyet telah Bermutasi

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×