Cara Akses Layanan Tes HIV/AIDS Gratis di Puskesmas Hingga Dapat Obat dan Ditangani Pemerintah

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:29 WIB
Cara Akses Layanan Tes HIV/AIDS Gratis di Puskesmas Hingga Dapat Obat dan Ditangani Pemerintah
Ilustrasi Layanan Tes HIV/AIDS Gratis. (Shutterstock)

Suara.com - Untuk menurunkan risiko penularan HIV/AIDS, Kementerian Kesehatah (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk menjalani tes HIV gratis di Puskesmas terdekat.

Hal ini dijelaskan Ahli Muda Tim Kerja, IMS, Direktorat P2PM, Kementerian Kesehatan Rian Hermana, yang menyarankan mereka dengan perilaku berisiko terinfeksi HIV, disarankan untuk menjalani tes, agar bisa segera mendapatkan pengobatan atau akses obat HIV yakni obat antiretroviral atau obat ARV.

"Kita sangat sarankan untuk mau memeriksakan diri minimal ke layanan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) di Puskesmas, karena terdapat tahapannya, termasuk konseling, karena tidak semua orang berada pada posisi mau memahami dirinya berisiko," ujar Rian dalam acara Workshop OPSI terkait Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2022).

Adapun mereka yang berisiko yaitu orang yang berganti-ganti pasangan seksual tanpa alat kontrasepsi (kondom), orang yang menggunakan jarum suntik tidak steril, hingga pekerja seks (PS) sebagai penularan ke anak dari ibu hamil dengan HIV/AIDS.

Rian juga mengakui bahwa tidak mudah untuk mengajak orang menjalani tes HIV/AIDS, terlebih stigma negatif yang masih melekat di masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS. Termasuk untuk calon pengantin, dimana hasilnya bisa mempengaruhi keputusan pernikahan di antara keduanya.

Padahal, kata Rian, tujuan tes HIV/AIDS bukan untuk menyudutkan orang dengan HIV/AIDS, tapi agar mereka mendapat penanganan obat ARV agar virus di dalam tubuh terus ditekan sehingga tidak menularkan, dan keturunan atau anak tidak terular virus tersebut.

Adapun jika ingin menjalani tes HIV, cukup dengan mendatangi Puskesmas yang menyediakan layanan PDP, tanpa ada syarat sama sekali dan tidak terbatas usia.

Tes HIV/AIDS pada orang berisiko sebaiknya dilakukan 6 bulan sekali di tahun pertama, tapi setelah hasilnya dinyatakan positif dan menerima pengobatan ARV, maka tes HIV/AIDS perlu dilakukan minimal 1 tahun sekali atau setiap 12 bulan.

"Tujuannya untuk melihat, apakah ARV mampu menekan jumlah viral load atau jumlah virus di dalam tubuh dalam batas aman dan terkontrol, sehingga virus tidak bisa menularkan," jelas Rian.

baca juga

Adapun data hasil tes HIV/AIDS dijamin kerahasiannya, dan hanya pihak yang berhubungan dengan layanan PDP yang bisa mengakses data ini.

"Yang dapat menggunakan data pribadi pasien adalah negara. Sehingga dalam konteks penanggulangan, negara dapat menggunakan itu, contoh yaitu informasi sampai ke kepala desa untuk memberitahukan siapa saja yang positif HIV dan menjalani tatalaksana," tutup Rian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak dengan HIV/AIDS Minum Obat ARV untuk Dewasa, Amankah?

Anak dengan HIV/AIDS Minum Obat ARV untuk Dewasa, Amankah?

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:52 WIB

Perilaku Penyimpangan Seks Jadi Faktor Utama, Puluhan Orang di Cianjur Terjangkit HIV/AIDS

Perilaku Penyimpangan Seks Jadi Faktor Utama, Puluhan Orang di Cianjur Terjangkit HIV/AIDS

Jabar | Rabu, 08 Juni 2022 | 18:33 WIB

Ada 69 Kasus HIV/AIDS Baru Selama 2021 di Magetan, Hasil Pendataan Dinkes

Ada 69 Kasus HIV/AIDS Baru Selama 2021 di Magetan, Hasil Pendataan Dinkes

Malang | Rabu, 16 Maret 2022 | 08:52 WIB

Terkini

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

×