facebook

5 Risiko Bahaya Membuat Tato di Tubuh: Timbulkan Alergi Hingga Infeksi Kulit

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan
5 Risiko Bahaya Membuat Tato di Tubuh: Timbulkan Alergi Hingga Infeksi Kulit
Ilustrasi tato (Shutterstock)

Di balik keindahan tato, ada risiko bahaya yang muncul bagi kesehatan tubuh. Apa saja?

Suara.com - Tato menjadi bentuk ekspresi hingga apresiasi karya seni pada tubuh. Tato sendiri dapat dibuat sesuai dengan keinginan masing-masing, mulai dari tulisan, gambar, atau desain abstrak.

Tato sendiri juga dinilai mempercantik penampilan dan membuat tubuh menjadi lebih estetik. Namun, di balik keindahan tato, ada risiko bahaya yang muncul.

Pembuatan tato pada tubuh sendiri biasanya menggunakan sebuah mesin yang terdapat jarum. Nantinya jarum tersebut akan meneteskan tinta pada tubuh sehingga menghasilkan sebuah gambar. Meskipun demikian, pembuatan tato juga menimbulkan rasa sakit, bahkan hingga berdarah.

Hal tersebut nyatanya juga bisa membuat tato pada tubuh berakibat buruk. Hal ini karena tubuh bisa saja menolak zat yang terdapat di dalam tato.

Baca Juga: Penampakan Tato di Paha Raisa Disorot, Ditutup-tutupin: Kaya Ada Seninya

Ilustrasi membuat tato. (Shutterstock)
Ilustrasi membuat tato. (Shutterstock)

Melansir laman Mayo Clinic, berikut beberapa risiko yang ditimbulkan dari menato tubuh sendiri.

1. Kulit menjadi alergi

Nyatanya, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda. Pada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif, melakukan tato bisa saja menimbulkan alergi setelahnya. Alregi ini sendiri terjadi karena pewarna pada tato yang tidak cocok dengan kulit.

Biasanya, seseorang yang mengalami alergi akan merasakan gatal dan munculnya ruam pada area tato yang dibuat.

2. Infeksi kulit

Baca Juga: Pakai Gaun Belahan Tinggi, Netizen Menebak-nebak Raisa Punya Tato di Paha tapi Ditutupi Tangan

Tato sendiri dapat mengandung bahan yang berbahaya untuk tubuh. Hal tersebut yang menyebabkan infeksi pada kulit setelah menato tubuh.

Komentar