facebook

WHO: Kelompok Berisiko Tinggi Rentan Tertular Cacar Monyet, Siapa Saja?

Agatha Vidya Nariswari
WHO: Kelompok Berisiko Tinggi Rentan Tertular Cacar Monyet, Siapa Saja?
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Kelompok berisiko tinggi rentan tertular cacar monyet

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus cacar monyet rentan berpindah atau menular ke kelompok berisiko tinggi. Mereka adalah perempuan hamil, orang dengan gangguan kekebalan tubuh, dan anak-anak.

"Saya khawatir tentang penularan yang berkelanjutan karena itu akan menunjukkan bahwa virus itu membangun diri dan dapat berpindah ke kelompok berisiko tinggi termasuk anak-anak, orang dengan gangguan kekebalan, dan perempuan hamil," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pengarahan daring dari Jenewa, Rabu.

WHO kini tengah menyelidiki adanya laporan anak-anak yang diduga terinfeksi cacar monyet, termasuk dua kasus di Inggris. Selain itu, WHO juga menyelidiki laporan di Spanyol dan Prancis.

Menurut WHO, tidak ada satu pun dari kasus pada anak-anak yang parah.

Baca Juga: Cacar Monyet Mengancam Perempuan Hamil dan Anak-anak

Seperti diketahui, virus cacar monyet kini telah ditemukan di lebih dari 50 negara di luar negara-negara di Afrika yang menjadi endemiknya.

Kasus-kasus juga meningkat di negara-negara itu, kata WHO, yang menyerukan agar pengujian ditingkatkan.

Sejak mulai mewabah pada Mei lalu, terdapat lebih dari 3.400 kasus cacar monyet dan satu kematian.

Sebagian besar kasus dilaporkan Eropa, antara lain pria yang berhubungan seks dengan pria, menurut hitungan WHO.

Tahun ini, ada juga lebih dari 1.500 kasus dan 66 kematian di negara-negara di mana penyebarannya lebih sering terjadi.

Baca Juga: Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik

Pekan lalu, WHO memutuskan cacar monyet belum mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tertinggi.

Komentar