Handuk Bisa Jadi Sumber Infeksi Penyakit, Berapa Kali Anda Harus Mencuci Handuk?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 03 Juli 2022 | 09:30 WIB
Handuk Bisa Jadi Sumber Infeksi Penyakit, Berapa Kali Anda Harus Mencuci Handuk?
ilustrasi handuk mandi (shutterstock)

Suara.com - Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa handuk kamar mandi terkena sejumlah besar bakteri yang menyebabkan penyakit, seperti escherichia coli (E.coli) dan salmonella.

Beberapa strain bakteri ini dapat menyebabkan penyakit diare atau infeksi aliran darah. Karena itu, mencuci handuk kamar mandi beberapa kali per minggu bisa mencegah infeksi bakteri tersebut.

Dalam penelitian sebelumnya, E.coli ditemukan di sejumlah besar handuk yang dijadikan sampel. Hasilnya menunjukkan bahwa handuk tersebut mungkin lebih dari yang kita kira.

Sementara sebagian besar infeksi E.coli ringan dan tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius, beberapa jenis dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Komplikasi yang terkait dengan bakteri termasuk sindrom uremik hemolitik ini bisa menyebabkan gagal ginjal dan kematian.

Ilustrasi handuk (Pexels.com/ Rodolpho Zanardo)
Ilustrasi handuk (Pexels.com/ Rodolpho Zanardo)

Sindrom uremik hemolitik terjadi ketika sel darah merah menyala dan menahan sistem kontrol ginjal.

Beberapa tanda peringatan awal termasuk warna kulit yang pucat, ermasuk hilangnya warna merah muda di pipi dan di dalam kelopak mata bawah, sesak napas dan memar yang tidak dapat dijelaskan.

Beberapa penelitian menunjukkan handuk mungkin menyimpan lebih banyak kuman daripada yang ditemukan di dalam toilet, yang memiliki sekitar 295 bakteri per inci persegi.

"Handuk basah adalah tempat berkembang biaknya bakteri, ragi, jamur, dan virus. Hadnuk yang kotor bisa menyebabkan jamur kuku, gatal di selangkangan, kutu air, dan kutil," kata WebMD dikutip dari Express.

baca juga

Karena itu, Anda harus mengganti dan mencuci handuk setidaknya seminggu sekali untuk menghindari infeksi bakteri tersebut. Pastikan handuk juga selalu dikeringkan.

"Cuci handuk lebih sering ketika Anda sakit," katanya.

Jock itch adalah kondisi jamur yang menyebabkan kulit merah dan gatal di area tubuh yang hangat dan lembab. Kondisi ini paling umum terjadi di selangkangan dan paha bagian dalam dan berbentuk seperti cincin.

Sementara penyakit jamur dapat menyerang siapa saja, ini kemungkinan besar mempengaruhi individu dengan kulit kering yang mungkin mendapat manfaat dari mencuci handuk lebih sering.

Risiko terbesar juga datang dari luka atau lecet atau kulit kering, yang memungkinkan mikroba masuk ke sistem tubuh Anda.

“Kuman pada pakaian dan handuk bisa berasal dari tubuh kita sendiri. Kita semua memiliki bakteri di permukaan kulit kita, di hidung dan di usus kita," jelas NHS.

Kuman ini seringkali tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat menyebabkan infeksi, terutama pada orang dengan masalah kulit dan luka.

Handuk basah adalah tempat berkembang biaknya MRSA, strain Staphylococcus aureus yang kebal antibiotik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakteri Terbesar Ditemukan, Seukuran Bulu Mata Manusia

Bakteri Terbesar Ditemukan, Seukuran Bulu Mata Manusia

Tekno | Jum'at, 24 Juni 2022 | 11:09 WIB

Wajib Sering Dicuci, Studi Sebut Ada Jutaan Bakteri Berbahaya di Tas Kosmetik

Wajib Sering Dicuci, Studi Sebut Ada Jutaan Bakteri Berbahaya di Tas Kosmetik

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 21:25 WIB

Pria Ini Pamer Tato Bekas Gigitan Pacar, Warganet Malah Ngeri karena Risiko Infeksi Bakteri!

Pria Ini Pamer Tato Bekas Gigitan Pacar, Warganet Malah Ngeri karena Risiko Infeksi Bakteri!

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:23 WIB

Terkini

Sinopsis Monster: The Lizzie Borden Story, Ungkap Kisah Pembunuhan Sadis

Sinopsis Monster: The Lizzie Borden Story, Ungkap Kisah Pembunuhan Sadis

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Charles Melton dalam Pembicaraan Perankan Kakashi di Live Action Naruto

Charles Melton dalam Pembicaraan Perankan Kakashi di Live Action Naruto

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!

Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:11 WIB

KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan

KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:09 WIB

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Jika Praperadilan Febrie Adriansyah Dikabulkan, Penyitaan Aset Batal Demi Hukum

Jika Praperadilan Febrie Adriansyah Dikabulkan, Penyitaan Aset Batal Demi Hukum

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:04 WIB

7 Cara Menutupi Flek Hitam Membandel dengan Color Corrector, Makeup Jadi Lebih Mulus

7 Cara Menutupi Flek Hitam Membandel dengan Color Corrector, Makeup Jadi Lebih Mulus

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Jebakan Ketenangan Semu: Mengapa Transaksi Cashless Bikin Kita Makin Boros?

Jebakan Ketenangan Semu: Mengapa Transaksi Cashless Bikin Kita Makin Boros?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Titip Pesan ke DPR, PERKAPI: UU Profesi Kurator Jangan Sampai Jadi Tameng Kebal Hukum

Titip Pesan ke DPR, PERKAPI: UU Profesi Kurator Jangan Sampai Jadi Tameng Kebal Hukum

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Meminang Pujaan Hati dengan Kesiapan yang Mantap di Buku Aku, Kau dan KUA

Meminang Pujaan Hati dengan Kesiapan yang Mantap di Buku Aku, Kau dan KUA

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×