PB IDI Gelar Simposium Internasional Terkait Revisi Kode Etik Kedokteran Dunia

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 04 Juli 2022 | 00:05 WIB
PB IDI Gelar Simposium Internasional Terkait Revisi Kode Etik Kedokteran Dunia
PB IDI Gelar Simposium Internasional Terkait Revisi Kode Etik Kedokteran Dunia (Suara.com/ Fajar Ramadhan)

Suara.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bekerja sama dengan World Medical Association (WMA) menyelenggarakan Simposium International Code of Medical Ethics (ICoME) terkait revisi Kode Etik Kedokteran Dunia, Minggu (03/07/2022).

Ketua Panitia Simposium WMA Jakarta, Dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K) mengatakan, Simposium ini merupakan pembukaan dari rangkaian konferensi World Medical Association yang nantinya akan berlangsung pada 4-5 Juli 2022 di Jakarta.

Dengan tema ”How Indonesian Medical Association (Ikatan Dokter Indonesia) and Worldwide Medical Organizations Standardize Medical Ethics and Professionalism”, simposium ini berfokus pada masalah etik kedokteran tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia.

“Adalah kebanggaan bagi kami Indonesia dengan segala opsi negara yang lain kita melakukan korespondensi yang baik juga sudah lama sejak awal untuk inisiatif dari WMA yang memang menjadi agenda prioritas untuk melakukan revisi International Code of Medical Ethics yang kemudian jadi acuan nilai global dari seluruh dokter, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dunia,” ucap Pukovisa, Minggu (03/07/2022).

Sementara itu, Ketua Umum PB IDI Dr M Adib Khumaidi, SpOT mengatakan adanya acara ini menjadi kepercayaan dari WMA kepada Indonesia. Hal ini karena kolaborasi yang dilakukan bukan hanya terkait dengan masalah etik kedokteran internasional saja, namun juga dalam setiap hal terkait kedokteran dan dunia medis.

“Kita sudah lama berkolaborasi bukan hanya kaitannya dengan masalah etika saja tetapi juga dalam pelatihan-pelatihan dengan lainnya karena kita sudah menjadi satu bagian di antara negara-negara lain as a part of World Medical Association,” kata Adib.

Secretary General (Sekjen) World Medical Association, dr Otmar Kloiber menuturkan adanya revisi etika ini dapat membuat dokter mengetahui berbagai norma, hukum, dan peraturan yang berlaku. Norma dan aturan yang berlaku sendiri juga dibuat tidak mengurangi komitmen dan prisip dokter yang telah ada.

Hal ini juga akan berpengaruh terkait cara dokter menjalankan tugas kepada pasien, dokter atau petugas kesehatan lain, dan untuk dirinya sendiri.

“Dokter harus mengetahui norma dan standar etika, hukum, dan peraturan nasional yang berlaku, serta norma dan standar internasional yang relevan. Norma dan standar tersebut juga tidak boleh mengurangi komitmen dokter terhadap prinsip-prinsip etika yang ditetapkan dalam Kode Etik ini,” tutur Otmar.

Melihat adanya  kerja sama ini, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berharap hal ini dapat membuat transformasi kepada IDI dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih berkualitas untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Tidak hanya itu, Budi mengatakan, kerja sama ini juga dapat mengembangkan dan membentuk dokter-dokter yang memiliki kompetensi untuk bersaing di tingkat global.

“Hal ini dapat mewujudkan transformasi sistem kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, Indonesia diharapkan dapat berkontribusi untuk menghasilkan dokter yang memiliki kompetensi mendalam, mampu bersaing di tingkat global, berorientasi sosial, dan bersedia melayani kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Soal Ganja Medis, Ketum IDI Adib Khumaidi: Masih Butuh Riset Lebih Lanjut

Heboh Soal Ganja Medis, Ketum IDI Adib Khumaidi: Masih Butuh Riset Lebih Lanjut

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 16:28 WIB

Kasus COVID-19 Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Wajibkan Kembali Tes PCR Sebagai Syarat Perjalanan

Kasus COVID-19 Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Wajibkan Kembali Tes PCR Sebagai Syarat Perjalanan

Surakarta | Selasa, 21 Juni 2022 | 17:08 WIB

Susun Kode Etik Kedokteran Internasional, IDI Hadiri Pertemuan Asosiasi Medis Dunia

Susun Kode Etik Kedokteran Internasional, IDI Hadiri Pertemuan Asosiasi Medis Dunia

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 17:56 WIB

Terkini

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB