Jelang Puncak Haji 2022, Tenaga Kesehatan Haji Diminta Jaga Kondisi Tubuh

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 04 Juli 2022 | 13:36 WIB
Jelang Puncak Haji 2022, Tenaga Kesehatan Haji Diminta Jaga Kondisi Tubuh
Umat Muslim berkumpul untuk berdoa di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (2/7/2022). [AFP]

Suara.com - Puncak Haji 2022 di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) akan berlangsung sebentar lagi. Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta para tenaga kesehatan haji untuk menjaga kondisi tubuh agar bisa memberikan pelayanan kesehatan maksimal.

"Jaga kekompakan, jaga kesehatan dan masih ada tugas yg akan dihadapi di saat puncak armuzna nanti," kata Perwakilan Amirul Hajj Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi, MPH, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Ia sangat meapresiasi dedikasi para petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji indonesia. Pihaknya juga meminta agar koordinasi para petugas kesehatan dengan seluruh komponen penyelenggara haji terus dijalin dengan erat.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama Indonesia Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si turut mengapresiasi kinerja para petugas kesehatan Indonesia yang bertugas di Arab Saudi. Menurut Wamenag petugas kesehatan telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

"Luar biasa mereka telah memberikan pelayanan yang sangat baik bagi jemaah haji Indonesia yang mengalami problem kesehatan," ucap Zainut di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Sabtu (2/7).

Dalam kesempatan tersebut, Wamenag beserta para amirul Hajj mengunjungi pelayanan di ruang ICU, Ruang Ranap, Ruang Operasi, serta ruang perawatan psikiatri KKHI Makkah.

Setiap harinya KKHI Makkah memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji Indonesia baik yang membutuhkan pelayanan poli risti, rawat jalan, maupun rawat inap. Melihat pola penyakit pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan di KKHI, Wamenag berjanji pihaknya akan lebih selektif dalam memberangkatkan jemaah haji.

"Hal ini menjadi perhatian kami agar lebih selektif untuk memberangkatkan jemaah haji indonesia. Jadi akan dipastikan yang berangkat adalah orang-orang yang betul sehat" kata Wamenag.

Selama operasional Ibadah Haji 1443 H, Sampai Jumat (1/7) KKHI Makkah telah memberikan pelayanan rawat jalan kepada total 957 jemaah haji.

Baca Juga: 3.232 Calon Jemaah Haji Asal Sumsel Telah Berada di Tanah Suci Mekkah

Dengan rincian pelayanan rawat jalan sejumlah 769 pasien, pelayanan rawat inap 271 pasien. Dan rujukan ke Rumah Sakit Arab Saudi sejumlah 38 pasien. Sementara pasien yang masih dirawat di KKHI sejumlah 95 orang dan yang masih dirawat di RSAS 12 orang.

Pola penyakit yang paling banyak diderita pasien adalah penyakit jantung, pneumoni, demam, diabetes melitus, dan hipertensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI