Dialami Bob Tutupoly Sebelum Meninggal, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2022 | 09:58 WIB
Dialami Bob Tutupoly Sebelum Meninggal, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah
Bob Tutupoly.

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Indonesia, musisi legenda Bob Tutupoly meninggal pada Selasa (7/5/2022). Diketahui, lelaki yang akrab disapa Om Bob ini sempat mengalami hemoglobin atau Hb rendah sebelum meninggal dunia.

Sahabatnya sekaligus pengamat musik, Stanley Tulung, saat dihubungi suara.com, mengatakan, "(Sebelum meninggal) sempat mau ditransfusi darah karena HB turun tapi sekitar jam 23.00 sudah tidak respons dan dinyatakan meninggal jam 00.03 itu."

Lalu, apa yang menyebabkan kadar hemoglobin atau Hb rendah?

Hemoglobin atau Hb adalah protein pada sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen. Jika sel darah merah mengalami gangguan atau produksinya menurun, jumlah hemoglobin juga akan berkurang.

Umumnya orang dengan Hb rendah akan merasa baik-baik saja, tapi kondisi ini perlu diwaspadai karena tubuh kekurangan sel darah merah, bisa disebabkan berbagai hal seperti anemia hingga kanker darah.

Selain anemia dan kanker darah, Hb rendah juga bisa disebabkan kehilangan banyak darah karena luka atau kecelakaan. Bisa juga disebabkan hipotiroidisme, atau orang yang hanya mampu sedikit memproduksi hormon tiroid, yang hasilnya aktivitas sumsum tulang menurun.

Adapun cara mengatasi kadar Hb rendah, umumnya dokter akan mencari tahu penyebabnya. Tapi secara umum bisa diatasi dengan 2 cara sebagai berikut, mengutip Hello Sehat:

1. Mengonsumsi Suplemen Zat Besi
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan suplementasi zat besi oral setiap hari, dengan zat besi elemental 30 miligram hingga 60 miligram untuk perempuan dewasa untuk mencegah anemia.

2. Mengonsumsi Makanan Kaya Zat Besi
Hb rendah bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi. Kandungan zat besi dalam makanan dapat membantu meningkatkan produksi hemoglobin.

Makanan kaya zat besi yang bisa meningkatkan Hb, seperti tiram, kacang merah, hati sapi, tahu, daging sapi panggang atau sapi tanpa lemak, kaki kalkun, roti gandum, tuna, telur, udang, selai kacang dan beras merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia, Addie MS: Selamat Jalan Om

Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia, Addie MS: Selamat Jalan Om

Batam | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:44 WIB

Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Bali | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:38 WIB

Kabar Duka, Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Kabar Duka, Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Sumsel | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:24 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB