facebook

Jarang Makan, BB David Harbour Turun 36 Kilogram Lebih di Stranger Things Season 4

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Jarang Makan, BB David Harbour Turun 36 Kilogram Lebih di Stranger Things Season 4
David Harbour sebagai Jim Hopper di Stranger Things (Netflix)

Terlepas dari banyaknya berat badan yang turun, Harbour tidak menyarankan orang lain untuk melakukan caranya.

Suara.com - Pemeran Jum Hopper di serial Stranger Things di Netflix, David Harbour, ternyata harus menurunkan berat badannya sebanyak puluhan kilogram sebelum syuting season ke-4.

Dalam tayangan Stranger Things musim keempat, tubuh Harbour memang terlihat sangat kurus dibanding dengan musim-musim sebelumnya.

Dalam wawancara dengan BBC Breakfast, dilansir The Sun, Harbour menceritakan kisah di balik penurunan berat badannya.

"Jadi ya, musim lalu (berat) ku turun, aku rasa (kehilangan) 36 kilogram. Kamu tahu, pada akhir musim ketiga (berat) ku sekitar 122,5 kilogram dan ketika di musim ini (keempat) beratku 86,2 kilogram," kata Harbour.

Baca Juga: Jerome Polin Ungkap Kiat Sukses Turunkan Berat Badan, Apa Saja yang Bisa Ditiru?

Terlepas dari banyaknya berat yang turun, Harbour tidak menyarankan orang lain untuk melakukan caranya.

Stranger Things [YouTube]
Stranger Things [YouTube]

"Itu proses yang sulit. Ini tidak mudah, sering tidak makan agar kamu kehilangan banyak berat badan, dan kelaparan," sambungnya.

Ia pun menceritakan rahasia diet-nya.

"Jika kamu penasaran tentang rahasia diet-ku, (aku) cuma tidak makan," lanjutnya.

Tapi diet dengan cara mengurangi makan justru tidak disarankan, sebab ini bisa menjadi bumerang.

Baca Juga: Ingin Tambah Momongan? Dokter Sarankan Ibu Segera Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Menurut laman Prevention, mengurangi terlalu banyak kalori justru dapat memperlambat proses penurunan berat badan. Sebab, tubuh sebenarnya membutuhkan kalori untuk membakar kalori.

Ketika seseorang membatasi banyak asupan kalori, tubuhnya akan memasuki 'mode kelaparan'. Lalu, tubuh mulai memecah jaringan otot tanpa lemak untuk menyimpan cadangan energi.

Pada akhirnya, ini akan memperlambat metabolisme, membuat tubuh lebih sulit menurunkan berat badan.

Institut Kesehatan Nasional AS juga mengatakan bahwa makan terlalu sedikit kalori dapat meningkatkan hormon stres kortisol dalam tubuh.

Komentar