Demi Uang Ratusan Juta, Pria Ini Rela Minum Air Berisi Bakteri Berbahaya untuk Penelitian

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 06 Juli 2022 | 19:43 WIB
Demi Uang Ratusan Juta, Pria Ini Rela Minum Air Berisi Bakteri Berbahaya untuk Penelitian
ilustrasi diare. (pixabay.com)

Suara.com - Seorang pria bernama Jake Eberts (26) rela meminum campuran bakteri shigella, racun, air dan larutan lainnya yang bisa membuatnya sakit parah, dengan diare.

Jake bergabung menjadi sukarelawan dalam sebuah penelitian yang bertujuan untuk menemukan vaksin penyakit mengerikan, yang disebabkan bakteri shigella.

Bakteri shigella dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan yang disebut disentri. Bakteri akan menggandakan diri di usus kecil, lalu menyebar ke usus besar.

Bakteri dapat melepaskan racun yang menyebabkan kerusakan sel usus dan peradangan. Disentri memicu gejala kram dan diare parah yang bisa berisi darah, yang terjadi 10 hingga 30 kali dalam sehari.

Bila peneliti dalam studi ini berhasil membuat vaksin, maka obat ini dapat menyelamatkan jutaan nyawa.

Jake Eberts (Instagram)
Jake Eberts (Instagram)

Jake mengambil tantangan 11 hari atas nama sains, dan ia menceritakan pengalamannya secara langsung melalui cuitan Twitter.

Dia menggambarkan hari keenam sebagai hari terburuk, hingga ia mengalami demam dan tingkat tekanan darah naik signifikan.

"Itu sakit paling brutal yang pernah aku alami dan aku ingin mati selama ena jam penuh. Aku tidak bisa membayangkan betapa mengerikan penyakit ini bagi anak kecil," tuturnya, dilansir The Sun.

Selama masa percobaan, Jake merasa kesulitan bergerak karena sakit perutnya.

baca juga

"Setiap bergerak di kamar mandi, (misalnya) ketika mau mencuci tangan atau mengambil tisu, aku akan berbaring di lantai dan dududk diam selama lima menit," sambungnya.

Ia menjelaskan 3 alasannya mau menjadi sukarelawan penelitian ini, yakni:

1. Membantu masyarakat yang kurang beruntung dan memajukan pengobatan modern
3. Aku dibayar cukup uang untuk menutupi sewa (rumah) selama sisa tahun ini
3. Aku dibayar, bahkan saat aku tidak terkena disentri

Sebagai gantinya, Jake mendapat Rp 105,2 juta dalam studi ini.

Setelah pulih, Jake mengadakan penggalangan dana untuk membantu negara-negara berkembang mendapat akses air minum bersih. Cara ini membantu mengurangi penularan penyakit.

Dia, dan sukarelawan lainnya, mendaftar ke percobaan Universitas Maryland untuk membantu memerangi puluhan ribu kematian akibat disentri setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diare Menguras Energi dan Bikin Dehidrasi, Ini Pentingnya untuk  Menjaga Asupan Makanan

Diare Menguras Energi dan Bikin Dehidrasi, Ini Pentingnya untuk Menjaga Asupan Makanan

Health | Rabu, 06 Juli 2022 | 18:35 WIB

Link Daftar Vaksin Booster Dimana? Kunjungi Situsnya untuk Syarat Perjalanan

Link Daftar Vaksin Booster Dimana? Kunjungi Situsnya untuk Syarat Perjalanan

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:42 WIB

Epidemiolog Dukung Penuh Kebijakan Masuk Mal Wajib Booster Covid-19

Epidemiolog Dukung Penuh Kebijakan Masuk Mal Wajib Booster Covid-19

Health | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:08 WIB

Terkini

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

×