Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Epidemiolog Minta Sentra Vaksinasi Covid-19 Ditambah

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 07 Juli 2022 | 09:43 WIB
Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Epidemiolog Minta Sentra Vaksinasi Covid-19 Ditambah
Vaksin Booster. (pixabay/ilustrasi vaksin)

Suara.com - Mendukung rencana pemerintah masuk mal dan perkantoran wajib vaksin booster Covid-19, epidemiolog meminta pemerintah untuk menambah sentra vaksinasi.

Epidemiolog Dicky Budiman mengatakan tujuan sentra vaksinasi Covid-19 ditambah agar lebih mudah diakses masyarakat.

"Pengetatan ini tentu wajar, tetapi di sini harus disertai dengan menambah dan menyediakan sentra-sentra vaksinasi yang lebih mudah diakses dan lebih mudah prosedurnya. Hal itulah konsekuensi ataupun hal yang harus disediakan oleh pemerintah," ujar Dicky saat dihubungi suara.com, Rabu (6/7/2022).

Peneliti Health Security Griffith University Australia mengatakan bahwa penyediaan sentra vaksinasi ini bisa mendorong minat masyarakat, apalagi masyarakat di tengah padatnya aktivitas.

Menurutnya, vaksinasi booster tidak bisa mencegah terjadinya gelombang baru pandemi tapi sangat efektif mencegah perburukan atau keparahan dan harus dirawat di rumah sakit.

"Tapi setidaknya mengurangi potensi penularan dan mencegah pemburukan situasi dari faskes dan sebagainya. Karena yang harus kita lindungi adalah kelompok yang rawan di masyarakat baik lansia maupun komorbiditas dan sebagainya," ungkap Dicky.

Ia juga menegaskan, meskipun sudah divaksinasi, masyarakat harus tetap diingatkan bahwa protokol kesehatan seperti memakai masker dan rutin mencuci tangan juga tetap diperlukan.

"Tentu saja pemerintah juga harus introspeksi, karena sering ada komunikasi yang tidak membangun kewaspadaan, dan lebih ke arah optimisme yang akhirnya membuat publik menjadi lengah di tengah masyarakat," tutup Dicky.

Perlu diketahui pada 5 Juli 2022, infeksi baru Covid-19 melonjak hingga 2.577 kasus. Bahkan per 6 Juli 2022, kembali bertambah di 2.743 kasus baru. Padahal akhir pekan lalu, infeksi masih di bawah 2.000 kasus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Inggris Vaksinasi Dosis ke-4 Lansia 50 Tahun ke Atas

Update Covid-19 Global: Inggris Vaksinasi Dosis ke-4 Lansia 50 Tahun ke Atas

Health | Kamis, 07 Juli 2022 | 07:45 WIB

Minat Masyarakat Bandar Lampung untuk Vaksin Booster Rendah, Pemkot akan Jemput Bola Door to Door

Minat Masyarakat Bandar Lampung untuk Vaksin Booster Rendah, Pemkot akan Jemput Bola Door to Door

Lampung | Rabu, 06 Juli 2022 | 19:38 WIB

Link Daftar Vaksin Booster Dimana? Kunjungi Situsnya untuk Syarat Perjalanan

Link Daftar Vaksin Booster Dimana? Kunjungi Situsnya untuk Syarat Perjalanan

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×