Peneliti Temukan Hidup Lajang Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 11:56 WIB
Peneliti Temukan Hidup Lajang Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Kok Bisa?
Ilustrasi single. (Unsplash.com/Brooke Cagle)

Suara.com - Anda mungkin memandang lajang atau menjalin hubungan hanya sekadar status. Tapi, ternyata status hubungan Anda bisa menggambarkan risiko kesehatan di masa mendatang.

Petugas medis di China menemukan bahwa hidup menjadi seorang lanjang meningkatkan risiko kematian akibat kanker perut.

Di Inggris, kanker perut menempati urutan ke-17 sebagai kasus kanker paling umum. Sekitar 18 kasus kanker perut terdeteksi setiap harinya.

Di samping petugas medis menemukan bahaya drai menjalani hidup dengan status lajang, mereka juga mengklaim bahwa orang yang menikahlebih mungkin menderita kanker lebih dini.

Karena itu, diagnosis dini adalah kunci untuk mendeteksi kanker jenis apa pun. Karena, semakin cepat pengobatan dilakukan maka semakin baik hasilnya.

"Orang yang menikah cenderung lebih baik secara finansial. Mereka mungkin juga menerima dorongan emosional," kata Profesor Aman Xu dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Anhui dikutip dari The Sun.

Para ahli mengamati 3.647 kasus kanker pada pasien AS yang tumornya belum menyebar ke organ. Di AS ada sekitar 26.380 kasus kanker setiap tahun.

Ilustrasi Kanker (Pexels.com/Anna Tarazevich)
Ilustrasi Kanker (Pexels.com/Anna Tarazevich)

Pasien dalam penelitian ini telah didiagnosis menderita kanker antara 2010 hingga 2015. Analisis menemukan bahwa orang yang menikah 72 persen lebih mungkin untuk bertahan hidup.

Wanita terlihat lebih baik daripada pria dan mereka yang kehilangan pasangan tampaknya jauh lebih buruk.

Wanita 51 persen lebih berisiko meninggal dunia, yang lebih rendah dibandingkan pria yang sebesar 61 persen risikonya.

Penelitian yang diunggah di Journal of Investigative Medicine ini menyebutkan para ahli telah bagaimana mereka membangun nomogram untuk memprediksi tingkat kelangsungan hidup tiga dan lima tahun.

Variabel berkisar dari 0 hingga 100, dengan pasien yang diberi risiko kematian tinggi atau rendah.

Prof Xu mengatakan ukuran tumor adalah faktor terbesar dan status perkawinan juga cukup berpengaruh pada kelangsungan hidup.

"Semua pasien yang didiagnosis dengan (kanker lambung) stadium awal dapat menggunakan nomogram kami untuk menilai risiko prognostik mereka setelah menerima perawatan yang sesuai," kata Prof Xu.

Pada pasien yang berisiko tinggi, frekuensi peninjauan dan waktu tindak lanjut harus ditingkatkan. Pasien sendiri harus lebih memperhatikan fluktuasi gejala dan perbaikan gaya hidup.

Mereka juga menambahkan bahwa orang yang lajang atau janda membutuhkan lebih banyak dukungan ketika didiganosis menderita kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Melakukan Pijat Payudara Sendiri di Rumah

Langkah Melakukan Pijat Payudara Sendiri di Rumah

Health | Kamis, 07 Juli 2022 | 00:05 WIB

Penyanyi Taiwan Miu Chu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Payudara

Penyanyi Taiwan Miu Chu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Payudara

Your Say | Selasa, 05 Juli 2022 | 12:49 WIB

Hits Health: Apa Itu Hemoglobin Rendah, Nyeri Tanda Kanker Serviks

Hits Health: Apa Itu Hemoglobin Rendah, Nyeri Tanda Kanker Serviks

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB