Konsumsi Minuman Panas Tingkatkan Risiko Kanker, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 17:00 WIB
Konsumsi Minuman Panas Tingkatkan Risiko Kanker, Kok Bisa? Begini Penjelasannya
Ilustrasi teh, minuman panas (Pixabay)

Suara.com - Penelitian selama bertahun-tahun telah menunjukkan cara menurunkan risiko kanker yang berpotensi mematikan. Salah satu temuan paling mencolok diterbitkan dalam International Journal of Cancer pada tahun 2019.

Studi yang berbasis di Iran menunjukkan minuman yang sangat panas dapat dikaitkan dengan risiko terkena kanker kerongkongan sebesar 90 persen lebih tinggi.

Kanker kerongkongan adalah kanker ketika sel-sel abnormal pada saluran makanan (kerongkongan) tumbuh secara tidak terkendali. Kerongkongan juga dikenal sebagai tabung yang membawa makanan dari mulut Anda ke perut Anda.

Hubungan antara konsumsi minuman panas dan kanker kerongkongan telah didokumentasikan dengan baik.

"Risiko Anda terkena kanker esofagus meningkat jika Anda minum teh, kopi, atau minuman lain yang panas," kata Cancer Research UK dikutip dari Express.

Ilustrasi kanker kerongkongan (freepik)
Ilustrasi kanker kerongkongan (freepik)

Tapi, sejauh mana konsumsi minuman panas bisa meningkatkan risiko kanker telah dibuktikan oleh penelitian ini dengan temuan yang sangat mengejutkan.

Minum 700ml teh panas secara rutin meningkatkan risiko kanker kerongkongan, dibandingkan orang yang minum teh dengan suhu yang lebih rendah.

Para ilmuwan pun memantau kebiasaan minum 50.045 orang berusia 40 hingga 75 tahun yang tinggal di timur laut Iran. Sekitar 317 kasus baru kanker ditemukan selama periode tindak lanjut dari 2004 hingga 2017.

Penulis utama Doctor Farhad Islam, dari American Cancer Society, menyarankan semua orang untuk menunggu air panas menjadi sedikit lebih dingin atau hangat untuk diminum.

"Selama Anda membiarkan teh Anda sedikit dingin sebelum Anda meminumnya atau menambahkan susu dingin, Anda tidak akan meningkatkan risiko kanker," kata Farhad Islam.

Studi ini menggemakan temuan sebelumnya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ang pada tahun 2016 mengatakan minum panas sekitar 60 derajat Celcius atau lebih bisa mengandung karsinogen.

Penelitian WHO menyimpulkan suhu minuman inilah yang lebih mempengaruhi risiko kanker kerongkongan, bukan jenis minumannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Susah Menelan Seperti Begini, Waspadai Tanda Kanker Kerongkongan

Sering Susah Menelan Seperti Begini, Waspadai Tanda Kanker Kerongkongan

Health | Kamis, 30 Juni 2022 | 17:10 WIB

4 Pertolongan Pertama Lidah Melepuh karena Menyantap Makanan Panas, Catat Ya!

4 Pertolongan Pertama Lidah Melepuh karena Menyantap Makanan Panas, Catat Ya!

Health | Rabu, 24 November 2021 | 10:56 WIB

Waspada Jika Sering Alami GERD, 3 Jenis Kanker Ini Bisa Menghantui

Waspada Jika Sering Alami GERD, 3 Jenis Kanker Ini Bisa Menghantui

Health | Minggu, 21 Maret 2021 | 20:51 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB