BPA Disebut Bisa Sebabkan Kanker Hingga Kemandulan, Bagaimana Faktanya?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 14 Juli 2022 | 12:27 WIB
BPA  Disebut Bisa Sebabkan Kanker Hingga Kemandulan, Bagaimana Faktanya?
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Bisefenol A (BPA) sempat ramai diperbincangkan seiring dengan rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan melakukan pelabelan pada galon.

BPA sempat disebut bisa menyebabkan kemandulan hingga kanker. Menanggapi hal tersebut, pakar pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Nugraha Edhi Suyatma, mengatakan hingga kini belum ada satu studi pun yang menyatakan bahwa Bisfenol A (BPA) itu bisa menyebabkan kemandulan dan kanker.

Menurutnya, satu uji BPA untuk sampai pada kesimpulan itu tidak bisa cuma satu tapi harus ada banyak kajian atau penelitian.
 
“Ujinya itu nggak bisa cuma satu. Makanya ada yang namanya meta analisis, yaitu banyak kajian, banyak penelitian, dianalisis dan digabungkan. Tapi, kalau hanya satu pihak itu belum tentu sama dengan penelitian lain yang melakukan,” ujarnya dalam keterangan, Kamis, (14/7/2022).

Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]
Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]


 
Karenanya, dia mempertanyakan apa yang disampaikan dosen Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM, Diah Ayu Puspandari, yang menyatakan BPA itu menyebabkan kemandulan pada sarasehan yang diadakan BPOM beberapa waktu lalu.

“Kalau saya hadir di acara itu, saya mungkin  bisa menanyakan pakarnya UGM itu yang menyatakan bahwasanya BPA itu menyebabkan kemandulan sehingga kerugian negara bisa mencapai sekian triliun. Apakah benar kemandulan yang dimaksudkan itu disebabkan oleh BPA,” tuturnya.

Selain itu, ada beberapa peneliti lokal yang mengklaim melakukan penelitian tentang BPA ini tanpa melalui peer review (pengujian dari rekan sejawat) dan tanpa menyampaikan sponsor yang membiayai penelitian mereka.
 
Menurut Nugraha, hingga kini belum ada studi yang namanya epidemiologi yang mengarah ke sana (BPA penyebab kemandulan). Tanpa adanya studi epidemiologi bahwa di Indonesia BPA menyebabkan kemandulan, secara etika ilmiah tidak boleh mengungkapkan klaim seperti itu.

“Kalau belum ada, ya belum bisa diklaim begitu,” ucapnya.

Kepala BPOM pun mengakui bahwa studi BPA ini baru bersifat indikatif dan kausalitasnya (hubungan sebab akibatnya) belum jelas
 
Menurut Nugraha, selama ini penelitian lebih banyak yang menyatakan penyebab kemandulan adalah karena faktor keturunan, makanan, minuman beralkohol, dan merokok.
 
Begitu juga dengan kaitan BPA dengan penyakit kanker, menurut Nugraha, masih belum ada studi yang menyatakan hal itu. Termasuk hasil studi meta analisis yang terakhir  pada tahun 2021, menurutnya, itu juga masih menunjukkan tidak adanya hubungan BPA dengan penyebab kanker.

“Makanya, orang yang ingin meningkatkan status BPA itu menjadi karsinogen belum bisa dibuktikan sampai sekarang,” tuturnya.
 
Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa atau The European Food Safety Authority (EFSA) yang melakukan evaluasi ulang risiko BPA hingga kini belum menyimpulkan bahwa BPA itu penyebab kanker, dan masih melakukan kajian yang lebih luas lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Jenis Makanan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Perut!

Hati-Hati, Jenis Makanan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Perut!

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 17:41 WIB

4 Manfaat dari Mengonsumsi Seduhan Saffron bagi Kesehatan Tubuh

4 Manfaat dari Mengonsumsi Seduhan Saffron bagi Kesehatan Tubuh

Your Say | Rabu, 13 Juli 2022 | 13:24 WIB

Wanita Ini Idap Kanker Kulit hingga Kepala Pitak Gara-gara Sering Berjemur, Ini Penyebabnya

Wanita Ini Idap Kanker Kulit hingga Kepala Pitak Gara-gara Sering Berjemur, Ini Penyebabnya

Sumbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:15 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×