Update Covid-19 Global: Singapura Temukan Dua Kasus Baru Omicron BA.2.75

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2022 | 10:55 WIB
Update Covid-19 Global: Singapura Temukan Dua Kasus Baru Omicron BA.2.75
Ilustrasi omicron (Freepik)

Suara.com - Virus Corona Subvarian Omicron masih menyebabkan kenaikan angka infeksi Covid-19 di dunia. Dalam 24 jam terakhir, kasus positif infeksi Covid-19 bertambah sebanyak 642.743 di seluruh dunia.

Data pada situs Worldometers tercatat, kasus positif Covid-19 mingguan sebenarnya turun empat persen. Tetapi, beberapa negara ada yang mengalami kenaikan kasus hingga lebih dari 100 persen.

Dua di antaranya Jepang dan Korea yang alami kenaikan kasus positif hingga dua kali lipat dalam sepekan terakhir.

Selama tujuh hari terakhir, Jepang melaporkan 506.017 kasus dari sebelumnya 241.349 kasus. Sedangkan Korea melaporkan 229.980 kasus dari sebelumnya 111.883 kasus.

Angka kematian bertambah juga 916 jiwa. Sementara jumlah orang yang sembuh naik 519.805 orang. Kematian mingguan secara global juga turun 7 persen.

Tetapi, di beberapa negara tercatat naik lebih dari 50 persen. Seperti, Korea Selatan naik 68 persen, Singapura naik 83 persen, dan Bolivia 67 persen.

Akibat berbagai penambahan tersebut, total kasus Covid-19 global per Minggu (17/7) saat ini tercatat 567,05 juta dengan kematian 6,38 juta jiwa. Masih ada 22,51 juta orang di dunia yang positif Covid-19 hingga sekarang.

Singapura Temukan Kasus Subvarian BA.2.75
Kemunculan Omicron subvarian BA.2.75 tengah jadi perhatian ketat Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Pasalnya, subvarian tersebut disebut lebih cepat lagi menular meskipun belum terbukti lebh berbahaya dari varian virus corona sebelumnya.

Singapura belum lama ini menemukan dua kasus impor Covid-19 dengan subvarian Omicron BA.2.75 Kamis (14 Juli), lapor Kementerian Kesehatan (MOH) setempat.

Kedua orang yang terinfeksi itu diketahui belum lama ini lakukan perjalanan ke India dan segera melakukan isolasi diri setelah dites positif Covid-19. MOH memastikan bahwa keduanya telah pulih sepenuhnya.

Subvarian BA.2.75, yang dijuluki Centaurus, pertama kali terdeteksi di India pada awal Mei. Sejak itu, ada kasus yang dilaporkan di sekitar 10 negara lain, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jerman, dan Kanada.

"Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa BA.2.75 memiliki virulensi atau tingkat keparahan yang berbeda secara substansial dibandingkan dengan pendahulunya Omicron," kata MOH, Sabtu (16/7) waktu setempat, dikutip dari Channel News Asia.

WHO telah mengklasifikasikan BA.2.75 sebagai subvarian Omicron yang sedang dipantau. Kepala ilmuwan WHO Dr Soumya Swaminathan mengatakan belum ada cukup sampel untuk menilai tingkat keparahan akibat subvarian tersebut.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa menetapkan varian BA.2.75 sebagai "varian dalam pemantauan" pada 7 Juli.

Namun, ada beberapa indikasi bahwa subvarian BA.2.75 bisa lebih menular atau terkait dengan penyakit yang lebih parah, tetapi buktinya lemah atau belum dinilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kanada Setujui Vaksin untuk Usia di Bawah 5 Tahun

Update Covid-19 Global: Kanada Setujui Vaksin untuk Usia di Bawah 5 Tahun

Health | Sabtu, 16 Juli 2022 | 09:14 WIB

WHO Ingatkan Virus Corona Covid-19 Masih Jadi Keadaan Darurat Kesehatan Global!

WHO Ingatkan Virus Corona Covid-19 Masih Jadi Keadaan Darurat Kesehatan Global!

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:44 WIB

Cegah Dampak Gejala Long Covid-19, Cobalah Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Cegah Dampak Gejala Long Covid-19, Cobalah Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB